Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

OJK Dorong Pemanfaatan Rumah Subsidi dalam Penyaluran KPR Sulsel

INKAM, JAKARTA – Penyaluran Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) di Sulawesi Selatan hingga Oktober 2024, mencatat pertumbuhan positif sebesar 15,43 persen, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari Rp23,44 triliun pada Oktober 2023, nilai penyaluran naik menjadi Rp27,41 triliun.

Penyaluran didominasi untuk rumah tinggal, yang mencapai Rp25,39 triliun atau 92,63 persen dari total penyaluran.

Kepala OJK Sulselbar, Darwisman, menyebutkan, rumah tinggal tipe 22 hingga 70 menjadi kategori terbesar dengan nilai penyaluran Rp20,17 triliun atau 73,57 persen.

Sementara itu, rumah tipe di atas 70 mencatat Rp4,17 triliun atau 15,22 persen.

Namun, penyaluran untuk rumah subsidi tipe 21 masih sangat rendah, hanya Rp1,05 triliun atau 3,84 persen.

“Kami perlu memastikan apakah rumah subsidi ini kurang tersedia, kurang diminati, atau masyarakat masih terkendala aspek keuangan. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” kata Darwisman.

Selain itu, penyaluran KPR juga mencakup rumah toko (ruko) dan rumah kantor (rukan) sebesar Rp1,49 triliun atau 5,43 persen, serta apartemen sebesar Rp0,53 triliun atau 1,94 persen.

Meski masih kecil, penyaluran kredit untuk apartemen menunjukkan tren positif dibandingkan Oktober 2023.

Penyaluran KPR apartemen didominasi oleh tipe 22 hingga 70 yang mencatat Rp0,27 triliun, diikuti tipe di atas 70 sebesar Rp0,19 triliun.

Sementara itu, tipe 21 masih mencatat nilai penyaluran yang kecil, yakni Rp0,06 triliun.

Baca Juga  Acara Puncak KKN di Kabupaten Pinrang, Rektor Unhas Serahkan Bibit "Jagung Jago"

OJK berharap, pertumbuhan KPR dapat semakin merata, baik di wilayah maupun jenis hunian.

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah