INKAM, MAKASSAR – Telkomsel semakin memperkuat komitmennya, dalam mengembangkan ekosistem digital di dunia pendidikan, dengan menjalin kerja sama strategis bersama Universitas Ciputra Makassar.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU)ini dilakukan oleh Kuntum Wahyudi, General Manager Consumer Business Telkomsel Regional Sulawesi, dan Dr. E. Elia Ardyan, S.E., MBA**, Ketua Prodi Management Universitas Ciputra Makassar, disaksikan oleh 400 civitas akademika dan perwakilan Telkomsel.
Kerja sama ini mencerminkan visi Telkomsel, untuk menjadi penyedia layanan telekomunikasi digital terbaik di Indonesia, dengan meningkatkan daya saing masyarakat melalui konektivitas, layanan, dan solusi inovatif.
“Kami ingin memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat, untuk membuka potensi diri melalui teknologi yang tersedia, terutama dalam dunia pendidikan,” ujar Kuntum Wahyudi.
Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Telkomsel juga aktif dalam mendukung program Corporate Social Responsibility (CSR), yang fokus pada pengembangan sumber daya manusia.
Program InternetBAIK bertujuan, untuk meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab bagi pelajar.
Sementara itu, program NextDev bagi mahasiswa, mendukung pengembangan ekosistem startup digital dan inovasi teknologi di Indonesia, dengan fokus pada prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).
Pada kesempatan ini, Telkomsel juga mengadakan kuliah umum yang disampaikan oleh Godo Intan, General Manager Mobile Segment GTM Telkomsel Area Pamasuka.
Kuliah tersebut mengangkat tema Digital Transformation Telkomsel, yang menjelaskan bagaimana Telkomsel bertransformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, dengan fokus pada komunikasi organisasi, internasional, dan perilaku pelanggan.
Dr. E. Elia Ardyan mengungkapkan rasa terima kasih atas kolaborasi ini, yang akan memberikan manfaat bagi mahasiswa Universitas Ciputra Makassar.
“Materi yang disampaikan sangat relevan, terutama bagi kami yang terlibat dalam pengelolaan bisnis dan pendidikan di bidang manajemen,” ujarnya.
Kerja sama ini diharapkan dapat berlanjut, dan semakin memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri.















