Info Kejadian Makassar

PERDAMI Raih YPP Award 2024 atas Dedikasi di Bidang Kesehatan

INKAM, JAKARTA – Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) meraih penghargaan bergengsi YPP Award 2024 dalam kategori Leading Healthcare Provider dari Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) SCTV-Indosiar.

Penghargaan ini diberikan pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 YPP, Jumat (15/11/2024), di Studio SCTV, Senayan City, Jakarta.

Ketua Umum PERDAMI, Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.MedEd, yang juga Dekan Pascasarjana Universitas Hasanuddin, menerima penghargaan ini secara langsung.

Dalam sambutannya, Prof. Budu mengungkapkan bahwa hingga akhir 2024, PERDAMI bersama YPP telah berhasil melakukan operasi katarak kepada 13.497 pasien, di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami berterima kasih kepada seluruh dokter spesialis mata dan mitra, yang telah berkontribusi dalam misi pemberantasan kebutaan akibat katarak,” ujarnya.

Ketua Umum YPP SCTV-Indosiar, Drs. Imam Sudjarwo, M.Si, menjelaskan, penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian ketat oleh panel khusus.

“PERDAMI telah menjadi mitra strategis kami dalam menjalankan misi kemanusiaan, khususnya operasi katarak, dan secara konsisten membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Menteri Sosial RI, Drs. H. Saifullah Yusuf, atau Gus Ipul, yang turut hadir dalam acara ini, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara YPP dan PERDAMI.

Menurutnya, kemitraan ini menjadi contoh sinergi yang baik untuk menyelesaikan tantangan kesehatan masyarakat, termasuk kebutaan akibat katarak.

“Pemerintah berkomitmen mendukung upaya pencegahan kebutaan, melalui kerja sama lintas sektor,” tegasnya.

Baca Juga  LP2M UIN Alauddin Makassar Bangun Kesadaran Kesetaraan Mahasiswa, Melalui Sekolah Gender

Setelah menerima penghargaan, Tim Seksi Pemberantasan Buta Katarak (SPBK) PERDAMI bersama Kementerian Sosial, langsung bergerak ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk melakukan operasi katarak kepada 350 pasien yang telah terdata.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim SPBK PERDAMI, Dr. dr. Ahmad Ashraf Amalius, Sp.M(K), yang juga dosen Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Data global menunjukkan, sekitar 100 juta pasien menderita katarak, dengan 17 juta di antaranya mengalami kebutaan.

Di Indonesia, sebanyak 1,6 juta penduduk atau 81,2% kasus kebutaan disebabkan oleh katarak.

“Angka ini adalah tantangan besar, namun dengan kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, kami optimistis dapat terus membantu masyarakat mendapatkan penglihatan mereka kembali,” pungkas Prof. Budu.

WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO