INKAM, MAKASSAR – Stabilitas sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan pada September 2024 dinilai tetap terjaga, dengan pertumbuhan yang positif, meskipun di tengah tantangan ekonomi global.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Darwisman, mengungkapkan, sektor jasa keuangan di wilayah ini menunjukkan kinerja yang solid dan kontributif terhadap perekonomian daerah.
“Intermediasi sektor jasa keuangan terus memberikan dampak positif. Kinerja keuangan di Sulawesi Selatan tumbuh secara year on year (yoy), sejalan dengan stabilitas sektor yang tetap terjaga, meskipun risiko geopolitik meningkat dan perekonomian global melemah,” ujar Darwisman, Jumat (15/11/2024).
Keberlanjutan stabilitas ini, turut mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan III-2024 sebesar 5,08 persen (yoy), melebihi rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurut Darwisman, kontribusi sektor jasa keuangan yang stabil, menjadi salah satu faktor pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, OJK Sulselbar juga terus berupaya memastikan sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan tetap tangguh dan inklusif.
Langkah ini dilakukan melalui penguatan pengawasan, program literasi keuangan, serta dukungan pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut.
Stabilitas sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan, mencerminkan peran pentingnya dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dengan langkah-langkah strategis dari OJK Sulselbar, diharapkan kontribusi sektor ini semakin optimal, untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah tantangan global.















