Info Kejadian Makassar

Pemkot Makassar Diapresiasi atas Kontribusi Besar dalam Perlindungan Jamsostek, Cakupan Tertinggi di Sulsel

INKAM, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar kembali mendapat apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan, atas kontribusinya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek) bagi pekerja.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Muhammad Zuhri Bahri, dalam audiensi dengan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, di Ruang Rapat Sekda, Kantor Wali Kota Makassar, Jumat (8/11/2024).

Zuhri mengungkapkan kebanggaannya atas capaian Kota Makassar, yang berhasil mencapai 50,50% dalam cakupan perlindungan Jamsostek pada tahun 2024.

Angka ini jauh melampaui rata-rata nasional yang hanya sekitar 38% dan menjadi yang tertinggi di Sulawesi Selatan.

Dalam implementasi program Jamsostek, Pemkot Makassar berhasil melindungi 69.024 pekerja melalui APBD, yang terdiri dari berbagai kelompok, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), ketua RT/RW, kader posyandu, pekerja keagamaan, dan pekerja rentan.

“Capaian ini sangat luar biasa. Kami sangat mengapresiasi sinergi antara Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah berhasil meningkatkan cakupan Jamsostek. Ini menjadi bukti komitmen Kota Makassar dalam menciptakan perlindungan sosial ketenagakerjaan yang inklusif,” kata Zuhri.

Zuhri berharap, Makassar dapat mencapai cakupan universal Jamsostek sebesar 100% dan menjadi contoh bagi daerah lain, dalam memberikan perlindungan kepada pekerja, khususnya di sektor informal.

Pj Sekda Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, menanggapi apresiasi tersebut dengan menyatakan, bahwa Pemkot Makassar telah menjadikan perlindungan sosial bagi pekerja sebagai prioritas.

Baca Juga  Kunjungi Kawasan Kumuh Bontomarannu, Fatmawati Rusdi Pantau Sebelum Dilakukan Penataan Ulang

Selain itu, Irwan juga mengungkapkan sejumlah regulasi yang telah diterbitkan, untuk mendukung pelaksanaan program Jamsostek, seperti Surat Edaran Wali Kota tentang perlindungan bagi pekerja sektor usaha jasa konstruksi dan Peraturan Wali Kota tentang pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Perlindungan sosial tenaga kerja adalah salah satu komitmen kami, terutama untuk pekerja sektor informal. Kami akan terus mendukung program ini dan menganggarkan kembali untuk tahun 2025, sebagaimana yang telah kami lakukan sebelumnya,” ujar Irwan.

Irwan juga berharap, dengan kerjasama yang baik antara Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan, capaian perlindungan pekerja dapat terus meningkat, sehingga target cakupan 100% dapat tercapai di masa mendatang.

Sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan ini, menunjukkan komitmen Pemkot Makassar dalam memberikan keamanan dan kesejahteraan bagi pekerja, sebagai bagian dari upaya pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO