Info Kejadian Makassar

Unismuh Tuan Rumah Rapim Asosiasi Penjaminan Mutu PTMA, Menuju Implementasi SPMI Edisi 5.0

INKAM, MAKASSAR – Pengurus Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Erwin Akib PhD, resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Asosiasi Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (APMU PTMA) di Hotel Aryaduta, Makassar, Jumat, 25 Oktober 2024.

Kegiatan ini akan berlangsung hingga 27 Oktober 2024.

Plt Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Dr Burhanuddin, dalam pengantarnya, menyampaikan bahwa pedoman Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) PTMA sebelumnya telah disusun.

Namun, munculnya beberapa Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) mendorong peninjauan ulang pedoman tersebut.

“Kita harus menyesuaikan standar dan kurikulum perguruan tinggi, dengan regulasi terbaru,” ujarnya.

Menurut Burhanuddin, peserta Rapim juga akan mengunjungi kampus Unismuh Makassar, sebagai bagian dari agenda acara, memperkuat hubungan antara peserta dan tuan rumah.

Ketua APMU PTMA, Prof Dr Tria Astika Endah, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan menghasilkan tiga dokumen utama: Pedoman SPMI PTMA Edisi 5.0, Pedoman Audit Mutu Internal (AMI), dan Pedoman Kurikulum PTMA.

“Dokumen-dokumen ini diharapkan menjadi acuan bagi 163 PTMA di Indonesia, dan dapat diterapkan secara efektif mulai awal 2025,” jelas Tria.

Sementara itu, Sekretaris APMU PTMA, Dr Junaidin, menekankan pentingnya sosialisasi pedoman baru ini kepada seluruh PTMA.

“Pedoman ini bukan sekadar dokumen formal, tapi harus diimplementasikan dengan baik, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kapabilitas akademik PTMA,” paparnya.

Sementara itu, Pengurus Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Erwin Akib menambahkan, revisi pedoman SPMI dan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) ini, merupakan hasil dari serangkaian pertemuan intensif sebelumnya.

Baca Juga  Wisuda ke-87 Unismuh Makassar, 692 Lulusan Dikukuhkan dan Siap Jadi Motor SDM Unggul

“Hari ini, kita akan memfinalisasi draft kebijakan ini sebelum diplenokan di Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, dan diberlakukan bagi 163 PTMA, termasuk penyesuaian dengan Permen 53/2023 tentang standar pendidikan,” ujar Erwin.

Rapat ini, berfokus pada pembahasan standar baru penjaminan mutu dan kebijakan akreditasi. Peserta juga akan membahas strategi pendampingan akreditasi bagi PTMA.

Rapim ini diharapkan menjadi langkah strategis, dalam menjaga konsistensi dan kualitas akademik di seluruh PTMA, melalui penjaminan mutu yang berkelanjutan.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

Fakultas Kedokteran Unibos Tinjau MoU dengan RSKD Sulsel, Perkuat Pendidikan Klinik Mahasiswa MAKASSAR, INKAM – Upaya memperkuat kolaborasi pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan, terus dilakukan oleh Universitas Bosowa, melalui kunjungan kerja sama yang dilaksanakan di RSKD Provinsi Sulawesi Selatan, pada Senin (25/5/2026). Pertemuan tersebut mengusung agenda “Persamaan Persepsi dan Peninjauan Kembali MoU/PKS antara RSKD Provinsi Sulawesi Selatan dan Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa”, sebagai langkah evaluasi dan penyelarasan kembali bentuk kerja sama antar kedua institusi. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Direktur Pelayanan Medik, Penunjang Medik, Penelitian dan Pengembangan RSKD Provinsi Sulawesi Selatan dr. St. Djawijah, M.Kes., Plt. Kepala Bidang Diklat, Litbang, dan Kemitraan H. Abdul Malik, S.Kep., Ns., M.M., Ketua Kordik RSKD Dadi dr. Irma Santy, Sp.KJ., serta Wakil Ketua Komkordik Fakultas Kedokteran Unibos dr. Hanan Khiswary Abrar, M.H.Kes. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi konstruktif, yang membahas penguatan implementasi kerja sama pendidikan profesi dokter, pelayanan kesehatan, hingga pengembangan institusi berbasis mutu dan profesionalisme. Peninjauan kembali MoU dan PKS dilakukan, untuk memastikan seluruh bentuk kolaborasi berjalan selaras dengan kebutuhan akademik, pelayanan rumah sakit, serta perkembangan dunia kesehatan saat ini. Wakil Ketua Komkordik Fakultas Kedokteran Unibos, dr. Hanan Khiswary Abrar, M.H.Kes., menegaskan, sinergi antara perguruan tinggi dan rumah sakit pendidikan memiliki peran penting, dalam mencetak tenaga kesehatan yang unggul dan berintegritas. “Kolaborasi ini menjadi langkah strategis, untuk memastikan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa, mendapatkan pengalaman pendidikan klinik yang berkualitas, sekaligus memahami langsung standar pelayanan kesehatan profesional di rumah sakit,” ujarnya. Ia juga menambahkan, penyamaan persepsi antar institusi menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pendidikan kedokteran, yang adaptif dan berorientasi pada kualitas layanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, kerja sama yang kuat antara institusi pendidikan dan fasilitas layanan kesehatan, akan menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih komprehensif bagi calon dokter. Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Unibos dan RSKD Dadi, diharapkan dapat terus memperkuat komitmen bersama, dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia kesehatan yang profesional, kompeten, dan berintegritas. Sinergi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Unibos, dalam menghadirkan pendidikan kedokteran, yang relevan dengan kebutuhan dunia kesehatan dan masyarakat.

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO