INKAM, MAKASSAR – Kegiatan Dialog Lorong Wisata yang digelar di Balla Lompoa, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, menjadi ajang interaksi langsung antara warga dan pemerintah kota.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Kepala Dinas UMKM & Koperasi Kota Makassar, perwakilan KNPI Kota Makassar, Pegadaian, dan masyarakat setempat, dengan sekitar 150 peserta turut hadir.
Dialog ini merupakan bagian dari program yang mencakup 11 kelurahan di Kecamatan Tamalate, bertujuan untuk menjaring aspirasi warga, serta menyosialisasikan berbagai program pemerintah, seperti Raskin, Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), BPJS, dan Inkubator Center.
Dalam acara ini, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya langsung, terkait berbagai program tersebut.
Antusiasme warga tampak dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Seorang warga menanyakan prosedur pengalihan dari BPJS berbayar ke KIS, syarat pendaftaran PKH, dan cara menjadi anggota Inkubator Center.
Kepala dinas yang hadir menjawab pertanyaan ini secara langsung, memperlihatkan efektifnya dialog ini dalam memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat.
Pemuda Barombong juga menunjukkan ketertarikan mereka, mengajukan pertanyaan tentang peran dan kontribusi pemuda dalam pembangunan kelurahan.
Keterlibatan aktif ini diharapkan, dapat mendorong generasi muda untuk terlibat lebih jauh, dalam program pembangunan di wilayahnya.
Sekretaris Camat Tamalate, Saddam Musma, yang membuka acara, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk transparansi pemerintah, dalam menyampaikan informasi program, sekaligus mengajak warga berpartisipasi aktif dalam pembangunan.
Saddam juga menekankan pentingnya meluruskan informasi keliru, seperti anggapan bahwa penerima bantuan dipilih oleh kepala instansi, dan adanya isu bantuan yang tidak tepat sasaran.
“Kami berharap warga, pemuda, dan perangkat RT/RW dapat lebih berperan dalam pembangunan Kota Makassar, bukan hanya sebagai penonton,” ujar Saddam.
Melalui dialog ini, pemerintah berharap partisipasi masyarakat semakin meningkat, sehingga tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah dan warga, dalam mewujudkan tujuan pembangunan yang berkelanjutan.















