INKAM, MAKASSAR – Ketua tim pemenangan calon Wali Kota dan wakil Wali Kota Malassar, nomor urut 01. Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA), Ilham Arief Sirajuddin menjawab keraguan sebagian masyarakat, terkait program unggulan Appi-Aliyah, untuk membebaskan iuran sampah.
Mantan Wali Kota Makassar dua periode itu, secara blak-blakan meluruskan pemahaman sebagian kalangan, yang menganggap program MULIA soal gratiskan sampah sulit terwujud.
Hal ini direspon spontan oleh IAS, bahwa dirinya selama menjabat Wali Kota selama 10 tahun, tidak membebani masyarakat untuk pembayaran iuran sampah.
“Dulu waktu saya jadi Wali Kota, ada iuran sampah?,” tanya IAS, seperti kutipan video singkat saat dikutip awak media, Senin (7/10/2024).
Pertanyaan itu, sontak dijawab oleh warga yang hadir “Tidak ada!,” jawab warga.
IAS yang juga Politisi senior yang selama 10 tahun memimpin Kota Daeng, menegaskan bahwa tidak memungut biaya persampahan. Akan tetapi mendapat juga penghargaan Adipura, sedangkan kondisi sekarang terbalik.
“Waktu itu saya bebaskan iuran sampah. Tapi buktinya saya dapat adipura. Sekarang bayar iuran sampah, tidak ada adipura,” jelas IAS.
Politisi Golkar itu, mempertanyakan dimana sumbangsih iuran sampah yang selama ini disetor oleh masyarakat Kota Makassar.
Apalagi pada zaman dirinya memimpin Kota Makassar, tak ada iuran sampah kebersihan tetap jalan dan dijaga.
“Pertanyaanya dimana itu uang? Semestinya lebih bagus, karena dulu saja tidak ada uang kita bisa lebih bersih, masa ada uang tidak bisa bersih. Berarti ada yang salah dalam pengelolaan ini,” jelasnya.
Diketahui, iuran sampah ini sangat membebani masyarakat Kota Makassar. Apalagi tarif yang dibebankan kepada masyarakat kecil, atau badan yang memperoleh pelayanan persampahan/kebersihan, dan wajib melakukan pembayaran retribusi.
Oleh sebab itu, paslon MULIA menyiapkan program handal, yang akan dijalankan ketika kelak terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2024. Dimana menghapuskan iuran sampah, yang selama ini menguras dompet warga.
“Gratis iuran sampah, bersih tanpa beban tambahan,” kata Appi selaku calon Wali Kota.
Penjabarannya, kata dia, tidak ada yang lebih menyenagkan dari Kota yang bersih. Tapi, publik juga memahami bahwa kebersihan seringkali datang dengan biaya.
Maka melalui program gratis iuran sampah, kami memastikan Makassar tetap bersih tanpa membebani warga.
“Kami ingin menciptakan Kota yang lebih indah, sehat dan nyaman. Tanpa biaya tambahan yang mengganggu kesejahteraan masyarakat,” jelas Appi.















