INKAM, JAKARTA – Telkomsel mengumumkan pencapaian luar biasa, dalam kontribusinya terhadap kemajuan Indonesia.
Sejak peluncuran produk pertamanya pada tahun 1995, perusahaan telekomunikasi ini terus memperluas jaringan dan layanannya, kini melayani 97 persen dari populasi Indonesia, dan meningkatkan konektivitas digital di seluruh negeri.
Dalam acara Media Gathering 2024 yang berlangsung di Gedung TSO Jakarta pada Rabu (7/8/2024), Telkomsel mempresentasikan laporan keuangan terbaru, yang menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Acara ini dihadiri oleh 245 awak media, dari berbagai platform, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Saki Bramono, menegaskan komitmen perusahaan, untuk terus melampaui batas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.
Dia menjelaskan, bahwa inovasi Telkomsel dimulai dengan peluncuran Kartu HALO sebagai produk pasca bayar pertama pada tahun 1995, diikuti oleh SimPATI sebagai kartu prabayar pertama pada 1997, jaringan 3G pada 2006, dan layanan 4G LTE pada 2014.
Saat ini, Telkomsel memiliki lebih dari 260 ribu BTS, yang menjangkau 97 persen populasi Indonesia.
Saki juga mengungkapkan, laporan keuangan semester pertama 2024 mencatat kenaikan pendapatan sebesar 29,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Bisnis digital meningkat 4,9 persen dan laba bersih tumbuh 3,2 persen secara year to year,” jelasnya.
Menurut riset Lembaga Demografi Universitas Indonesia (LDUI), Telkomsel berkontribusi sebesar 1,6 persen terhadap PDB Indonesia pada tahun 2023.
Pengguna Telkomsel diperkirakan dapat meningkatkan pendapatan rata-rata suatu daerah hingga Rp 8,6 miliar.
Selain itu, LDUI mencatat bahwa peningkatan kecepatan internet dari 1,5 Mbps ke 30 Mbps, dapat meningkatkan pasar bisnis hingga 15 kali lipat.
Sebagai contoh, restoran Ayam Panda di Tapanuli, mengalami peningkatan pendapatan hampir 30 kali lipat, setelah meningkatkan kecepatan internet dengan Telkomsel.
Dalam upaya meningkatkan pengalaman digital pelanggan, Telkomsel juga meluncurkan aplikasi Telkomsel Super App, yang dilengkapi dengan berbagai fitur baru.
“Kami ingin pelanggan dapat memanfaatkan aplikasi ini tidak hanya untuk membeli produk, tetapi juga untuk membayar tagihan listrik dan kebutuhan lainnya,” ujar Bramono.
Di bidang tanggung jawab sosial, Telkomsel menginisiasi berbagai program ESG, termasuk pelestarian lingkungan dan penanaman pohon mangrove, dengan 86 ribu transaksi dari 65 ribu pelanggan.
Program sosial seperti Sambungkan Senyuman, juga memberikan bantuan bencana dan donasi selama Ramadan.
Selain itu, program NextDev yang memasuki season ke-9, terus mendukung startup untuk membangun bisnis secara berkelanjutan.
“Telkomsel berkomitmen, untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan digital di Indonesia,” tutup Saki.












