Info Kejadian Makassar

Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan Hiswana Migas Makassar, Monitoring Bersama di Pangkalan LPG 3 Kg

INKAM, MAKASSAR –  PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Hiswana Migas DPC 1 Makassar, melakukan monitoring bersama ke pangkalan LPG 3 Kg di kota Makassar.

Kegiatan ini bertujuan, untuk mengetahui penerapan pembelian LPG 3 Kg menggunakan KTP, yang sudah dijalankan awal tahun 2024.

Dalam kunjungannya di beberapa pangkalan LPG 3 Kg pada Sabtu 1 Juni 2024, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Erwin Dwiyanto menyampaikan bahwa, kegiatan ini dilakukan dalam rangka monitoring penerapan LPG 3 Kg,

“Kami lakukan monitoring secara intens,  terhadap penerapan penggunaan KTP oleh konsumen, saat membeli LPG 3 Kg di Pangkalan resmi Pertamina, dan hasilnya alhamdulillah sudah dapat diterapkan dengan baik,” ucapnya.

Erwin menambahkan, pangkalan sebelumnya sudah dibekali dengan Merchant Apps MyPertamina (MAP), untuk mendata konsumen yang membeli LPG 3 Kg menggunakan KTP.

“Caranya mudah, konsumen hanya menunjukan KTP saat hendak membeli LPG 3 Kg dan membawa tabung kosong, kemudian pangkalan akan mencatat di dalam sistem tersebut, supaya terdata,” imbuhnya.

Selain itu, Erwin juga menyampaikan terkait stok LPG 3 Kg, di wilayah Sulawesi Selatan.

“Kondisi stok saat ini sangat aman, kami memiliki 188 Agen LPG 3 Kg dan 12.452 Pangkalan LPG 3 Kg di wilayah Sulawesi Selatan, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terangnya.

Ketua DPC 1 Hiswana Migas Makassar,  H.Sukardi, mengatakan, bahwa proses pendataan dengan sistem MAP berjalan lancar.

Baca Juga  Pertamina Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Momen Ramadan 1445 H

“Masyarakat saat ini, sudah mulai terbiasa untuk membawa KTP saat membeli LPG 3 Kg subsidi, yang mana LPG ini diperuntukan, hanya untuk masyarakat miskin sesuai label tulisan pada tabung,” ujarnya.

Sukardi menambahkan, Pangkalan LPG 3 sebelumnya sudah mendapatkan sosialisasi dari Agen, terkait tahapan baru pencatatan transaksi LPG 3 Kg melalui sistem MAP, sehingga pangkalan sudah siap untuk penerapannya.

Dalam monitoring tersebut, Syamsu selaku pembeli yang sudah terdata, mengaku tidak sulit saat membeli LPG 3 Kg.

“Saya membeli LPG 3 Kg ini sangat mudah, caranya hanya kasi tunjuk KTP saja, kemudian langsung dilayani dan tidak mengantri lama-lama,” ucapnya.

Pemerintah melalui Pertamina, menerapkan penggunaan KTP ini sudah mulai berjalan pada awal Januari 2024, dan implementasi 100 persen mulai 1 Juni 2024, diseluruh pangkalan LPG 3 Kg, supaya golongan masyarakat membutuhkan, dapat menikmati barang subsidi ini.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw menjelaskan,  program ini untuk mewujudkan program pemerintah agar subsidi tepat sasaran.

“Program ini dapat berjalan dengan baik, atas kerjasama dengan Hiswana Migas, dan tentunya di lapangan diperlukan kerjasama yang baik, juga dengan aparat penegak hukum, dan juga pemda dalam hal pengawasan dan penindakan,  bagi oknum penyalahgunaan LPG 3 Kg subsidi ini,” ungkapnya.

Fahrougi juga mengatakan, apabila terdapat pangkalan LPG 3 Kg yang nakal, dapat disampaikan ke Pertamina.

Baca Juga  Maknai 29 Tahun Perjalanannya, Telkomsel Berkomitmen untuk Maju Serentak Berikan Dampak Bagi Indonesia

“Jika masyarakat menemukan pangkalan LPG 3 Kg yang tidak mencatat melalui sistem MAP, kemudian pangkalan menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET), ataupun mendapati isi tabung dibawah standar, maka dapat dilaporkan ke Pertamina Call Center 135, dan jika ditemukan pelanggaran, maka akan diberikan sanksi tegas sesuai ketetuan yang berlaku,” ucapnya.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Petrus Ginting menegaskan,  Pertamina Patra Niaga terus membuka pendaftaran pengguna LPG 3 kg di pangkalan.

Konsumen cukup membawa KTP, agar di catat oleh Pangkalan melalui MAP Pertamina.

“Pendaftar sudah mencapai 44,8 juta per Mei ini, dan masih terus kita buka. Pendataan ini dilaksanakan dalam rangka Subsidi Tepat, agar subsidi Pemerintah jelas, siapa-siapa pengguna atau yang menikmatinya,”jelas Irto.

WEDDING PACKAGE 500 pax opsi 2
IMG-20240521-WA0010
Market Sessions

Berita Terbaru