INKAM, MAKASSAR – Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) menyambut kedatangan tim assessor, dari Badan Akreditasi Internasional ASIIN, Pada 28 hingga 29 Februari 2024
Ini dalam rangka menjalani proses visitasi akreditasi. Tim asesor antara lain, Dr. Emeline Jerez, Prof. Dr. Ivo Volf, dan Tankred Stobe, MD, berkesempatan menilai 2 program studi di fakuktas kedokteran dan 2 program studi di fakultas keperawatan.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kedokteran, Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes, Sp.PD-KGH, Sp.GK(K), menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk memastikan bahwa standar pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, sesuai dengan standar internasional.
“Kehadiran tim assessor ASIIN adalah kesempatan bagi kami untuk mendapatkan umpan balik yang berharga, dalam meningkatkan mutu pendidikan kedokteran di Indonesia,” ujarnya.
Para ketua departemen, Dr. dr. Muzakkir Amir, Sp.JP (K), dan Dr. dr. Nugraha Utama Pelupessy, Sp.OG (K), juga memberikan komentar mengenai pentingnya visitasi ini.
Dr. Musakkir Amir mengatakan, pihaknya berharap, hasil dari visitasi ini dapat membantu dalam mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan, dan menciptakan inovasi dalam kurikulum pendidikan kedokteran.
Menyadari pentingnya persiapan yang matang untuk visitasi ini, Dekan Fakultas Keperawatan Unhas, Prof. Dr. Ariyanti Saleh, S.Kep., M.Si, menegaskan, pihaknya telah bekerja keras untuk memastikan, semua persyaratan akreditasi dipenuhi dengan baik.
“Kami yakin hasil dari visitasi ini, akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan pendidikan di Universitas Hasanuddin,” tuturnya.
Proses visitasi ini juga melibatkan partisipasi dari mahasiswa, seperti Irnanda Naufal Riandi.
Ia mengungkapkan, sebagai mahasiswa, ia merasa bangga dapat terlibat dalam proses akreditasi ini. “Kami berharap hasilnya akan memberikan dampak positif, bagi masa depan pendidikan di program studi kami,” katanya.
Dengan semangat yang tinggi dan komitmen yang kuat, FK Unhas siap untuk menjalani proses visitasi akreditasi ASIIN, dan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia.












