Info Kejadian Makassar

Rangkaian Hari Asuransi 2023, DAI Kolaborasi PNM Gelar Edukasi “Literasi Asuransi untuk Negeri”

INKAM, MAKASSAR –  Hari Asuransi yang diperingati setiap tanggal 18 Oktober, dan tahun ini merupakan perayaan yang ke-17 tahun.

Kali ini, DAI menunjuk Asosiasi Penilai Kerugian Asuransi Indonesia (APKAI), sebagai Ketua Pelaksana Hari Asuransi 2023 berkolaborasi dengan asosiasi-asosiasi di bahwa naungan Dewan Asuransi Indonesia (DAI).

Mengacu kepada literasi dan inklusi, pada hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan OJK pada tahun 2022, literasi dan inklusi pada sektor Asuransi, masih di bawah level Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang lain, walaupun mengalami pertumbuhan sejak dua periode.

Hal ini sejalan dengan tingkat penetrasi dan densitas yang masih relatif rendah di Indonesia. Literasi pada sektor Perasuransian berada pada level 31.7 persen, sedangkan inklusi pada level 16.6 persen.

Pencapaian ini masih relatif jauh di bawah Perbankan, dimana literasi pada sektor ini mencapai 49.9 persen, dan inklusi pada level 74.0 persen.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri, untuk terus meningkatkan inklusi di industri perasuransian.

Dalam rangka mendukung hal tersebut, Panitia Hari Asuransi 2023 menyelenggarakan serangkaian kegiatan literasi kepada masyarakat luas, baik sosialisasi maupun promosi dari masing-masing perusahaan asuransi, institusi terkait dan juga kerjasama dengan asosiasi perasuransian di Indonesia.

Merupakan tantangan tersendiri, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan Asuransi, agar dapat memasyarakat dan dirasakan kebutuhannya,  dan menjadikan perlindungan bagi semua kalangan.

Baca Juga  Eksekusi Lahan di AP Pettarani Sempat Ricuh, Kuasa Hukum: Putusan Sudah Inkrah

Pelaksanaan Hari Asuransi 2023 diketuai oleh Rio Darante dari APKAI (Asosiasi Penilai Kerugian Asuransi Indonesia), berkomitmen untuk melakukan rangkaian kegiatan “Literasi Asuransi untuk Negeri” berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dengan harapan dapat meningkatkan perluasan inklusi perasuransian kepada sektor UMKM, dengan melakukan kegiatan literasi di beberapa kota di Indonesia.

Ketua Umum APKAI, Dikarioso menyampaikan, literasi Asuransi kepada masyarakat harus terus didukung dan ditingkatkan, oleh seluruh pelaku industri Perasuransian, termasuk APKAI sebagai bagian dalam industri Perasuransian, akan berperan aktif dalam literasi Asuransi kepada masyarakat, agar memahami hak dan kewajiban dalam berasuransi, sehingga masyarakat sadar akan manfaat berasuransi.

Di Makassar Sulawesi Selatan, Panitia Hari Asuransi 2023 bekerja sama dengan PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (Sinarmas MSIG Life) dan PNM, dalam memberikan edukasi, dengan membawakan presentasi berjudul “Membangun Fondasi Keuangan yang Tangguh bagi UMKM”.

Head of Customer and Marketing Sinarmas MSIG Life, Lukman Auliadi mengatakan, menyampaikan, melalui inisiatif literasi ini, Sinarmas MISG Life menegaskan kembali komitmennya, untuk menjadi Trusted Partner bagi masyarakat, membantu menjalani kehidupan yang lebih sehat, sejahtera dan berkelanjutan.

“Kami percaya, menyediakan akses terhadap pengetahuan sangat penting dalam meningkatkan ketahanan UMKM, dalam menghadapi risiko-risiko di masa depan, termasuk risiko yang menimpa pemilik usaha itu sendiri,” ujarnya.

Dengan pengetahuan yang diberikan, lanjut Lukman, masyarakat khusunya pelaku UMKM,  dapat membuat perencanaan yang efektif, memastikan bisnis mereka tetap kuat di tengah berbagai tantangan, sehingga mampu melindungi impian pemilik, karyawan dan keluarga mereka hingga mitra, serta semua orang yang merasakan manfaat dari usaha mereka.

Baca Juga  Capai Akreditasi Unggul, Unismuh Raih Berbagai Peluang

“Dengan memperhatikan upaya kerja bersama di seluruh perasuransian tersebut, diharapkan kepercayaan masyarakat menjadi tumbuh dan menjadi harapan bersama edukasi dan literasi keuangan, khususnya asuransi dapat lebih ditingkatkan, dipahami dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” jelas Lukman.

Ungkap Lukman, sebenarnya pelaku usaha sudah banyak yang memiliki asuransi.  Namun yang harus kita pahami dan perjuangkan bersama adalah UMKM. Karena masih banyak yang pengetahuannya kurang terkait kebutuhan finansial dan asuransi.

“Tidak harus mereka beli produk asuransi, tapi edukasinya terlebih dahulu. Kita juga tidak ingin menjual sesuatu yang mereka tidak paham. Makanya harus ada pemahaman mengenai hal tersebut,” tambahnya.

Sementara, Wakil Pimpinan PNM Makassar, Cecem Taufik mengungkapkan, nasabah mereka yang merupakan pelaku UMKM memerluman literasi mengenai asuransi.

“Ini sebagai bentuk upaya memberikan edukasi kepada nasabah. Kehidupan mendatang itu akan banyak resiko atau ketidakpastian kejadian, sehingga ini bisa dijadikan substansi atau pilihan,” tuturnya.

Lanjut Cecem, resiko tidak bisa kita hindari, tapi paling tidak bisa dialihkan atau dimudahkan. Ini sangat penting, karena mereka ini pelaku UMKM yang menjadi nasabah PNM, sehingga menjadi prioritas dalam hal kegiatan edukasi kali ini.

WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO