INKAM, MAKASSAR – Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo, terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Pesantren GUPPI Samata, Gowa periode 2023-2028.
Politisi Partai NasDem inibterpilih secara aklamasi, dalam musyawarah besar (Mubes) yang dilaksanakan di Hotel Dmaleo, Kota Makassar, Minggu (3/9/2023).
Usai ditunjuk oleh ratusan alumni GUPPI Samata, Gowa, Rudianto Lallo menyampaikan beberapa hal yang ingin dibenahi, dalam membesarkan alumni pesantren GUPPI Samata, Gowa kedepannya. Dia berkomitmen akan menyatukan seluruh alumni dalam memajukan sekolah.
“Dengar-dengar ada tiga kepengurusan di IKA Pesantren GUPPI, Samata Gowa. Ketiganya kita pastikan mulai saat ini jadi satu. Kita harus saling menguatkan, bersama-sama membenahi apa yang selama ini dianggap kurang,” kata Rudianto Lallo, yang juga Ketua IKA Unhas Makassar.
Lanjut legislator dua periode DPRD Makassar itu, permasalahan atau kendala dalam proses belajar yang ada di sekolah hari ini, bukan hanya menjadi tanggungjawab yayasan, kepala sekolah dan guru-guru. Alumni disebut memiliki peran strategis dalam membangun sekolah.
Banyak hal yang dapat dilakukan oleh alumni, untuk menjadikan sekolah yang dicintai bersama, memiliki prestasi baik.
“Ayo kita bersama-sama kembali membangun sekolah kita. GUPPI ini punya nama, mari kita kembalikan nama besar GUPPI, sebagai sekolah yang banyak melahirkan pemimpin masa depan yang berakhlak. Tapi semua itu bisa digapai dengan cara bersatu,” ungkap Rudianto Lallo.
Selaku ketua terpilih, Ia menyampaikan satu program,yang dalam waktu dekat akan mulai diterapkan secara perlahan. Yakni memberikan beasiswa kepada alumni yang berprestasi, membuka ruang bagi alumni yang memiliki nilai baik untuk masuk perguruan tinggi negeri/swasta terbaik di Kota Makassar.
“Saya meyakini program ini dapat menjadikan sekolah Guppi Samata, Gowa kembali berjaya, siswa yang ada saat ini akan berlomba-lomba menjadi yang terbaik. disinilah esensi kehadiran IKA,” paparnya.
Terakhir, dia kembali menegaskan jika semangatnya dalam ber IKA hanya untuk menyatukan semuanya, bersama-sama terlibat dalam membangun sekolah dan alumni. Olehnya itu, dalam membentuk struktur kepengurusan yang baru, tiga ketua sebelumnya wajib terlibat didalamnya.
“Dengan segala kerendahan, saya mengajak kepada semua, agar wadah alumni ini menjadi ruang untuk interaksi antar sesama alumni, menjadikan IKA sebagai wadah menyusun gagasan dan ide-ide. Saya selalu yakin dan percaya dengan dukungan teman-teman semua maka IKA ini bisa dibesarkan,” tutup Rudianto Lallo.















