INKAM, JEPANG – Mahasiswa asal Sulawesi Selatan (Sulsel) memimpin Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang.
Anastasya Wulandari Hasyim dan Fadlyansyah Farid Husain (Silong), terpilih Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PPI Jepang.
Anastasya terpilih dalam Kongres PPI Jepang. Suaranya lebih banyak dibandingkan calon lain. Sebanyak 6.000 mahasiswa Indonesia di seluruh prefektur di Jepang. Kondisi ini menjadi salah satu tantangan untuk kepengurusan PPI Jepang.
Dalam masa kampanye, Ria menyuarakan tentang perlindungan pelajar Indonesia di Jepang.
“Tidak sedikit pelajar yang menjadi korban penipuan, ataupun mendapatkan kekerasan baik fisik maupun mental dari institusi-institusi pendidikan,” katanya.
Berbeda dengan Ria, Silong dengan latar belakang dosen dan dokter, menjadikan PPI Jepang lebih dinamis dengan tata kelola organisasi yang lebih rapi.
“Harapan besar dari kedua sosok anak muda ini, agar para pelajar di Luar Negeri bisa lebih aktif, menjadikan organisasi sebagai wadah mempererat hubungan antar Mahasiswa Indonesia di Jepang,” katanya.
Salah satu program kerja mereka adalah Help Desk. program ini diharapkan bisa menjangkau semua mahasiswa Indonesia di seluruh Jepang.















