Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

Gelar Horeka Day Exclusive, LOTTE Grosir Optimis UMKM Tahan akan Resesi 2023

INKAM, MAKASSAR – LOTTE Grosir, kulakan modern kembali bersama MamaSuka Indonesia “Your Professional Partner”, menyelenggarakan Horeka Day Exclusive, bertempat di outlet Alauddin,  Kamis (9/11). 

Acara yang dihadiri puluhan peserta pemilik katering, restoran, dan kafe ini,  diisi dengan berbagai sesi menarik,  diantaranya Talkshow dengan tema “Optimisme UMKM Hadapi Isu Resesi”, Cooking Demo bersama Celebrity Chef Nicky Tirta dengan resep Salmon Mentai MamaSuka, sesi tanya jawab, sesi doorprize dengan berbagai hadiah menarik, dan ditutup dengan foto bersama.

Product Manager Dressing & Liquid MamaSuka Indonesia, Shinta Reza Aditiya mengatakan, Makassar merupakan kota kedua dalam penyelenggaraan Horeka Day Exclusive, setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di kota Pekanbaru.

Baca juga: Gelar Workshop Wartawan, BEI Bahas Pasar Modal Syariah

Kegiatan ini digelar dengan harapan,  dapat menjadi wadah bertukar inspirasi bagi para UMKM, dalam meningkatkan optimisme menyosong isu resesi di tahun 2023, melalui produk-produk berkualitas.

Pada kesempatan yang sama, Nicky Tirta, Artis sekaligus Celebrity Chef juga menambahkan, sebagai salah satu pelaku UMKM, isu akan adanya resesi di tahun 2023 juga berpengaruh terhadap bisnis bakery miliknya.  

“Untuk itu, saya mulai dengan memperbanyak bekal atau persiapan, seperti mengikuti berbagai pelatihan terkait bisnis, bertukar ide atau gagasan dengan UMKM lain, Seperti yang saya lakukan saat ini, dengan

Sahabat LOTTE Grosir di Makassar, serta menangkap tren pola konsumsi masyarakat Indonesia, terutama

Baca Juga  Komunitas e-Comm Perkenalkan Japricoin

industri food and beverage,” ungkapnya.

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah