129 Calon Dinyatakan Lulus sebagai Guru Penggerak, Angkatan Kedua Kota Makassar

INKAM, MAKASSAR – Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) adalah program nasional yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mas Nadiem Anwar Makarim.

Ini melibatkan guru disemua provinsi, kabupaten/kota, meskipun dilaksanakan secara berkala dengan beberapa angkatan yang ada. Khusus untuk Kota Makassar mendapat jatah di angkatan 2 dan 5 untuk saat ini.

Tujuan dari program ini, untuk menyiapkan para guru menjadi pemimpin pembelajaran masa depan yang berpihak pada murid, baik sebagai calon kepala sekolah, pengawas sekolah, maupun sebagai instruktur pelatihan guru.

Koordinator Guru Penggerak Kota Makassar, Nuzul Haq, S.Pd., M.Ed. mengatakan, sejauh ini program Pendidikan Guru Penggerak di Kota Makassar khususnya Angkatan 2 telah menyelesaikan program pendidikannya selama 9 bulan lamanya dan sudah ditutup secara resmi oleh Mas Menteri pada Rabu, 19 Januari 2022.

“Ada 129 Calon Guru Penggerak yang dinyatakan Lulus sebagai Guru Penggerak Angkatan 2 Kota Makassar, tersebar mulai dari jenjang TK, SD, SMP, dan SMA,” ujarnya.

Lanjut Nuzul, jumlah ini masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan rasio jumlah sekolah TK, SD, SMP, dan SMA di Kota Makassar. Maka Kemendikbudristek kembali membuka kesempatan kepada guru-guru lain di Kota Makassar, untuk mengikuti seleksi Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 5.

“Kami berharap teman-teman guru tergerak untuk mendaftarkan diri kedalam program pendidikan guru Penggerak. Karena program ini merupakan program yang sangat baik bagi guru dalam menunjang profesinya di sekolah, baik itu sebagai pemimpin pembelajaran, ataupun sebagai coach/pelatih bagi teman sejawat di sekolah,” tambahnya.

Tambah Nuzul, Komunitas Guru Penggerak dibentuk harapannya agar praktik baik dalam bentuk aksi nyata dari program pendidikan guru penggerak, bisa terus diimplementasikan di sekolah masing-masing.

READ  Dirjen Vokasi Kemdikbud, Beri Perhatian Khusus Sulsel

Selain itu, komunitas ini dibentuk, agar berperan dalam menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan, guna mewujudkan pendidikan yang berorientasi pada peserta didik.

“Sasaran atau program utama guru penggerak adalah guru, sekolah, komunitas pendidikan lainnya dan tentunya murid di sekolah masing-masing. Kami sadar, kami komunitas yang baru hadir namun tidak untuk bersaing melainkan untuk bersanding dengan komunitas yang sudah ada sebelumnya,” tutup Nuzul.

Comments

comments

Check Also

Launching Lembaga Pusat Karir, ITB Kalla hadirkan Founder Insan Sinergi Talenta di Kuliah Umum

INKAM, MAKASSAR – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Kalla resmi memiliki lembaga pusat karir untuk …