Bersatu Kita Teguh: Spirit Persatuan dari Group WA (18)
Kali ini saya menerima “gangguan” dari seorang aktifis ulama perempuan, Nyai Badriyah Fayumi, untuk mencermati lebih jauh satu tradisi masyarakat
Baca SelengkapnyaKali ini saya menerima “gangguan” dari seorang aktifis ulama perempuan, Nyai Badriyah Fayumi, untuk mencermati lebih jauh satu tradisi masyarakat
Baca SelengkapnyaINKAM – Saya jeda dulu sementara mengulas modal sosial, secara umum. Saya mengajak mencermati modal sosial yang lebih spesifik dan
Baca SelengkapnyaINKAM – Masih tentang tiga ujung. Saya memulai dengan menetralkan ketabuan, khususnya saat mendiskusikan salah satu dari filosofi “tiga ujung”.
Baca SelengkapnyaINKAM – Edisi ini saya meneruskan respon panjang dari Sosiolog senior Universitas Hasanuddin, Prof. Tahir Kasnawi, tentang modal Sosial. Respon
Baca SelengkapnyaINKAM – Apakah betul saya sudah kaya secara jejaring, modal sosial yang saya eluk-elukkan? Izinkan saya bercerita sedikit, semoga anda
Baca SelengkapnyaINKAM – Saya melanjutkan ulasan tentang modal jejaring. Sedikit “gemas” karena mendapat respon “pedas”. Pertama, sanggahan dari Dekan Fakultas Dakwah
Baca SelengkapnyaINKAM – Ada modal sosial lain yang sangat penting dalam hidup, yakni modal jaringan. Meskipun kekuatan sosial berupa jejaring sudah
Baca SelengkapnyaINKAM, MAKASSAR – Terakhir tentang senyum sebagai modal sosial. Lagi pula, tambah sering kita mengulas senyum sambil tersenyum, tambah baik.
Baca SelengkapnyaINKAM – Masih tentang senyum sebagai modal sosial. Sayang untuk dilewatkan, karena begitu banyak orang tersenyum sambil membahasnya. Kyai Muhammad
Baca SelengkapnyaINKAM – Satu lagi modal sosial yang sangat penting dimiliki selain modal harta, yakni modal senyum. Modal senyum bisa dianggap
Baca Selengkapnya