Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

Pelindo Marine Kawal Modernisasi Pelabuhan, Kedatangan 20 Alat Bongkar Muat Baru

SURABAYA, INKAM – PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) memastikan kelancaran proses kedatangan alat bongkar muat modern di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.

Kehadiran 20 unit alat baru, yang terdiri atas 6 Quay Container Crane (QCC) dan 14 Rubber Tyred Gantry (RTG), menjadi bagian dari strategi Pelindo Group, dalam memperkuat kapasitas terminal peti kemas sekaligus meningkatkan daya saing logistik nasional.

Peralatan tersebut didistribusikan, untuk mendukung operasional PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dan PT Prima Multi Terminal (PMT) Belawan.

Rinciannya, TPS menerima 4 unit QCC dan 14 unit RTG, sedangkan PMT Belawan memperoleh 2 unit QCC dan 4 unit RTG.

Dalam proses distribusi melalui jalur laut, Pelindo Marine berperan memastikan seluruh tahapan mulai dari penundaan, penyandaran kapal, pembongkaran, hingga penempatan alat berlangsung aman, tepat waktu, dan sesuai standar keselamatan operasional.

Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik PT Pelindo Marine Service, Elvin Syah Putra, mengatakan, keberhasilan penyandaran kapal pengangkut QCC di Surabaya dan Belawan, tidak lepas dari kesiapan armada, serta kompetensi sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan.

“Selain didukung armada yang andal, kami juga memastikan kompetensi personel untuk menjamin kelancaran operasional, serta menghadirkan layanan kepelabuhanan yang aman, andal, dan tepat waktu,” ujar Elvin.

Dalam operasi tersebut, Pelindo Marine mengerahkan kapal tunda KT Hang Tuah II dan KT Hang Tuah III berkekuatan 2.000 HP untuk mendukung proses penundaan di Belawan, sementara KT Jayanegara 305 berkekuatan 3.000 HP, bertugas memimpin proses penundaan kapal di Pelabuhan Tanjung Perak.

Baca Juga  Dukung Visi Misi Wali Kota, TP PKK Kota Makassar Sosialisasi Kesehatan di Lorong PKK

Modernisasi fasilitas pelabuhan ini juga mendapat apresiasi dari pelaku industri pelayaran nasional. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Indonesia National Shipowners’ Association (INSA), Carmelita Hartoto, menilai peningkatan infrastruktur dan peralatan pelabuhan menjadi langkah penting, untuk mengimbangi pertumbuhan arus barang yang terus meningkat.

Menurutnya, pembaruan sistem operasi dan fasilitas pelabuhan akan memperkuat efisiensi distribusi logistik nasional, sekaligus meningkatkan daya saing pelabuhan Indonesia di tingkat global.

Di Belawan, Direktur Operasi dan Teknik PT Prima Multi Terminal, Wahyudi, menyebut penambahan QCC dan RTG merupakan langkah strategis, untuk mengantisipasi lonjakan volume peti kemas.

Peralatan modern tersebut diyakini mampu meningkatkan produktivitas terminal, sekaligus mempercepat pelayanan kapal dan arus kargo.

Sementara itu, Direktur Teknik PT Terminal Petikemas Surabaya, Topo Sapto Nugroho, mengungkapkan, peningkatan kapasitas terminal juga dilakukan melalui optimalisasi aset, termasuk relokasi dua unit QCC ke Terminal Petikemas Berlian, guna memperkuat kesiapan menghadapi pertumbuhan arus peti kemas.

Kolaborasi Pelindo Marine bersama operator terminal di Tanjung Perak dan Belawan merupakan bagian dari program modernisasi yang lebih besar.

Secara bertahap, Pelindo Group akan mendatangkan 39 unit alat bongkar muat baru, yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas terminal, mempercepat waktu layanan kapal, serta memperkuat efisiensi rantai pasok nasional.

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah