Info Kejadian Makassar

Pangdam Hasanuddin Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Akhiri Penantian Puluhan Tahun Warga Tompobulu

MAROS, INKAM – Penantian panjang masyarakat di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, akhirnya berakhir. Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Dusun Pala’ka, Desa Bonto Matinggi dan Dusun Makmur, Desa Bonto Manurung, resmi dioperasikan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Rabu (3/6/2026).

Peresmian jembatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel drg. Andi Rachmatika Dewi, Bupati Maros Dr. H. A. S. Chaidir Syam, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah dan masyarakat setempat, yang selama ini menantikan hadirnya akses penghubung yang aman dan layak.

Jembatan Perintis Garuda menjadi solusi bagi sekitar 1.623 jiwa, yang bermukim di dua desa tersebut. Selama bertahun-tahun, warga harus menghadapi berbagai risiko saat menyeberangi sungai, terutama ketika musim hujan tiba.

Sebagian warga bahkan masih mengandalkan gondola sederhana, untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dalam sambutannya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengungkapkan rasa syukur, atas rampungnya pembangunan jembatan, yang dinilai sebagai hasil kolaborasi berbagai pihak, yang memiliki kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah terpencil.

“Jembatan ini bisa terwujud, karena keberpihakan dan kepedulian banyak pihak kepada masyarakat. Saat peletakan batu pertama dihadiri Bapak Gubernur Sulawesi Selatan, dan hari ini saat peresmian dihadiri Ibu Wakil Gubernur serta Ketua DPRD Sulsel. Ini menunjukkan bahwa Desa Bonto Manurung adalah desa yang istimewa,” ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Baca Juga  Pangdam XIV/Hasanuddin Hadiri Buka Puasa Bersama Safari Ramadhan Danpuspomad

Menurut Pangdam, kehadiran jembatan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian negara terhadap masyarakat, yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Ia menilai pembangunan infrastruktur sederhana namun berdampak besar seperti ini, mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempercepat aktivitas ekonomi dan sosial.

Mayjen Bangun Nawoko mengungkapkan, selama puluhan tahun warga harus menghadapi risiko saat menuju sekolah, pasar, sawah, maupun kebun.

Kini, masyarakat dapat melintasi sungai dengan lebih aman dan nyaman, tanpa harus bergantung pada sarana penyeberangan yang berisiko.

Pangdam juga memberikan apresiasi kepada prajurit Kodam XIV/Hasanuddin dan masyarakat, yang bergotong royong dalam proses pembangunan jembatan.

Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat.

Ia berharap keberadaan Jembatan Perintis Garuda, tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan akses pendidikan, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Tompobulu.

Dengan beroperasinya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat Desa Bonto Matinggi dan Desa Bonto Manurung kini memiliki akses yang lebih aman dan layak.

Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi simbol Harapan Baru, bagi kemajuan dan kesejahteraan warga di kawasan pedalaman Kabupaten Maros.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO