MAKASSAR, INKAM – Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH Unhas) merayakan Dies Natalis ke-74, dengan semangat memperkuat pendidikan hukum yang berdampak bagi masyarakat dan bangsa.
Kegiatan puncak Dies Natalis digelar meriah di halaman Fakultas Hukum Unhas, Sabtu (23/5/2026), dihadiri civitas akademika, alumni lintas generasi, hingga sejumlah mitra nasional dan internasional.
Mengusung tema “Mewujudkan Pendidikan Hukum yang Berdampak Menuju Indonesia Emas”, perayaan tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen FH Unhas, dalam melahirkan insan hukum yang profesional, humanis, dan berintegritas.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-74 FH Unhas, Afif Mufni SH MH, mengungkapkan, rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu, dengan melibatkan berbagai sektor akademik, pengabdian masyarakat, hingga kegiatan non-ilmiah yang mempererat solidaritas civitas akademika dan alumni.
“Sebanyak 40 kegiatan akademik telah dilaksanakan, terdiri atas 34 kuliah umum dan alumni session, serta enam international guest dari Brunei Darussalam, Belanda, Australia, dan Malaysia,” ujarnya.
Selain itu, FH Unhas juga menggelar 10 kegiatan pengabdian masyarakat, berupa penyuluhan hukum yang dipusatkan di Kota Makassar, Kabupaten Barru, dan Sidenreng Rappang.
Adapun kegiatan non-akademik turut memeriahkan Dies Natalis, mulai dari turnamen basket 3 on 3, futsal, bulu tangkis, tenis meja, karaoke, hingga domino.
Afif menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, yang mendukung suksesnya rangkaian Dies Natalis ke-74 FH Unhas, mulai dari pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, alumni, sponsor, hingga mitra kerja sama.
Sementara itu, Dekan FH Unhas, Prof. Dr. Hamzah Halim SH MH MAP, menegaskan, usia 74 tahun menjadi bukti panjangnya kontribusi Fakultas Hukum Unhas, dalam melahirkan tokoh-tokoh penting di Indonesia, mulai dari Jaksa Agung, Menteri Hukum, pimpinan KPK, hakim agung, hingga aparat penegak hukum lainnya.
“Pendidikan hukum tidak boleh hanya menghasilkan lulusan yang hafal pasal, tetapi juga harus memahami rasa keadilan masyarakat, mampu menyelesaikan persoalan nyata, serta menjaga etika dan moral profesi hukum,” tegasnya.
Menurut Prof Hamzah, tema Dies Natalis tahun ini mengandung pesan mendalam, tentang pentingnya pendidikan hukum yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menilai keberhasilan institusi pendidikan hukum m, tidak hanya diukur dari jumlah lulusan atau akreditasi, tetapi sejauh mana mampu menghadirkan solusi atas persoalan sosial, memperkuat supremasi hukum, dan menjaga demokrasi menuju Indonesia Emas 2045.
Pada momentum Dies Natalis tersebut, FH Unhas juga meresmikan 11 sarana dan prasarana baru, yang akan mendukung pengembangan fakultas.
Selain itu, dilakukan pula penandatanganan 18 kerja sama lokal, nasional, dan internasional, termasuk dengan mitra dari China serta organisasi advokat nasional.
Ketua Ikatan Alumni (IKA) FH Unhas, Munafri Arifuddin, yang juga menjabat Wali Kota Makassar, menilai kekuatan terbesar FH Unhas, terletak pada jejaring alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis.
“Hampir di setiap lini, alumni Fakultas Hukum Unhas ada di sana. Ini menjadi modal besar untuk membangun jejaring, dan membuka peluang bagi adik-adik junior ke depan,” katanya.
Munafri juga mengajak seluruh alumni, untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat persaudaraan antaralumni, melalui momentum Dies Natalis yang digelar setiap tahun.
Perayaan Dies Natalis ke-74 FH Unhas berlangsung penuh keakraban dan nostalgia, sekaligus menjadi simbol kuatnya solidaritas keluarga besar Fakultas Hukum Unhas, dalam menjaga eksistensi sebagai salah satu institusi pendidikan hukum terbaik di Indonesia.











