MAKASSAR, INKAM — Kodam XIV/Hasanuddin bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sukses menggelar Upacara Penyumpahan dan Penetapan Komponen Cadangan (Komcad) ASN Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2026, di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momen bersejarah, karena disebut sebagai upacara penyumpahan dan penetapan Komcad ASN pertama, yang dilaksanakan di Indonesia.
Upacara dipimpin langsung Wakil Menteri Pertahanan RI, Donny Ermawan T., dan dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Pangdam XIV/Hasanuddin Bangun Nawoko, Forkopimda Sulsel, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan.
Ribuan warga yang memadati kawasan Lapangan Karebosi, tampak antusias menyaksikan jalannya upacara. Berbagai atraksi turut ditampilkan, mulai dari demonstrasi kemampuan peserta Komcad, defile pasukan, hingga tarian daerah yang memperlihatkan kekompakan dan semangat nasionalisme para peserta.
Dalam sambutannya, Wamenhan RI menegaskan, pertahanan negara bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI maupun Kementerian Pertahanan, melainkan seluruh elemen bangsa sebagaimana amanat Pasal 30 Undang-Undang Dasar 1945.
“Pertahanan negara itu adalah urusan kita semua. Bukan hanya TNI, bukan hanya Kementerian Pertahanan, tapi seluruh warga negara Indonesia dan seluruh sumber daya nasional kita ini ikut serta dalam upaya pertahanan negara,” tegas Donny Ermawan.
Menurutnya, keberadaan Komcad menjadi salah satu kekuatan strategis nasional, dalam memperkuat sistem pertahanan negara, yang melibatkan partisipasi masyarakat dan sumber daya nasional secara terintegrasi.
Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan, sebanyak 500 personel Komcad ASN Sulawesi Selatan yang berasal dari 24 kabupaten dan kota, telah melewati berbagai tahapan seleksi sebelum resmi dikukuhkan.
Tahapan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, mental ideologi, kemampuan jasmani, hingga mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) di Rindam XIV/Hasanuddin.
“Ini merupakan penyumpahan dan penetapan Komcad pertama di Indonesia. Saya berharap personel Komcad ini setelah kembali ke instansi masing-masing, dapat menjadi teladan, meningkatkan disiplin, memperkuat kinerja, dan menumbuhkan kecintaan kepada NKRI,” ujar Bangun Nawoko.
Program Komcad ASN ini, dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran bela negara di kalangan aparatur sipil negara, sekaligus memperkuat ketahanan nasional berbasis sumber daya manusia.
Selain menjadi cadangan pertahanan negara, para ASN Komcad juga diharapkan mampu membawa nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan semangat pengabdian dalam pelaksanaan tugas pelayanan publik di daerah masing-masing.











