MAKASSAR, INKAM – CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, membagikan pandangan strategis tentang kunci sukses karier di era disrupsi, dalam ajang Graduation Super Mentorship & Halal Bihalal IATI 2026 yang digelar di Showroom BYD Haka Bintaro, Tangerang Selatan, 26 April 2026.
Acara yang mengusung tema “Dulu, Kini, Nanti: Satu Ikatan Teknik Industri” ini menghadirkan sejumlah tokoh berpengaruh dari berbagai sektor industri.
Kehadiran Hariyadi sebagai pembicara utama menjadi sorotan, khususnya dalam membahas arah pengembangan talenta muda, di tengah perubahan industri otomotif dan teknologi yang kian cepat.
Dalam paparannya, Hariyadi menekankan pentingnya navigasi karier yang adaptif dan penuh kesadaran.
Ia menyebut, tidak ada satu jalur karier yang mutlak benar, melainkan setiap individu perlu menentukan pilihan yang selaras dengan tujuan hidupnya.
“Yang terpenting adalah membuat pilihan secara sadar dan berani keluar dari zona nyaman. Proses berkembang memang menuntut kita untuk terus belajar dan beradaptasi,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kerendahan hati serta komitmen belajar, sebagai fondasi utama dalam meraih kesuksesan jangka panjang.
Menurutnya, sikap tersebut menjadi pembeda di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Diskusi juga menyoroti dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap dunia kerja. Bersama pembicara lain seperti Veronika Utami (Country Director Google Indonesia) dan Edwin Utama (Managing Director & Senior Partner BCG), disimpulkan bahwa meski teknologi berkembang pesat, nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi faktor yang tidak tergantikan.
Hariyadi menambahkan, masa depan industri akan dikuasai oleh individu, yang mampu mengombinasikan pemahaman teknologi dengan empati, kreativitas, serta tujuan hidup yang jelas.
Sementara itu, acara turut dibuka dengan keynote speech dari Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli.
Kehadiran para tokoh nasional ini, semakin menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi, alumni, dan pelaku industri dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang berkelanjutan.
Melalui partisipasinya, Haka Auto kembali menunjukkan komitmennya, tidak hanya sebagai pemain di industri kendaraan listrik, tetapi juga sebagai katalisator dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.














