Info Kejadian Makassar

Hari Bumi 2026, Kementerian Kehutanan Gelar Aksi Tanam Pohon di Untia Makassar Libatkan Ratusan Peserta

MAKASSAR, INKAM – Kementerian Kehutanan memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-43 dan Hari Bumi Sedunia 2026, dengan menggelar aksi penanaman bersama di kawasan Kampung Nelayan Untia, Makassar.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Our Power, Our Planet” sebagai ajakan kolektif untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan penanaman ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, terhadap pentingnya menjaga bumi dari ancaman perubahan iklim dan kerusakan ekosistem.

Aksi tersebut dipimpin Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan Ir Hasnawir, didampingi Koordinator Program Chipipax Indonesia Anwar R Nanring serta penasihat kegiatan Ir Mustari Tepu dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak mulai dari unsur pemerintah, akademisi, komunitas lingkungan, pelaku usaha, hingga pelajar.

Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting, untuk memperkuat gerakan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Sejumlah UPT Kementerian Kehutanan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya BPDAS Jeneberang Saddang, Balai Dalkarhut Wilayah Sulawesi, Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah VII, Balai Pengelolaan Hutan Lestari Wilayah XV, hingga Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung dan Balai Taman Nasional Taka Bonerate.

Hadir pula Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin bersama perwakilan komunitas lingkungan seperti KKMD, Forum DAS, PENSHUTINDO, dan MKTI.

Kehadiran para siswa UPT SPF SD Negeri Pongtiku juga menjadi simbol keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan sejak dini.

Baca Juga  Pegadaian Kembali Jadi Sponsor Utama Liga 2 Musim 2024/2025

Kampung Nelayan Untia dipilih sebagai lokasi kegiatan, karena memiliki peran strategis dalam menjaga ekosistem pesisir yang rentan terhadap kerusakan.

Kawasan tersebut juga diharapkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, mengenai pentingnya rehabilitasi lingkungan pesisir.

Rangkaian kegiatan ini juga akan dilanjutkan dengan Konservasi Mangrove Camp 2026, yang diikuti 44 Kelompok Pecinta Alam Sulawesi Selatan hingga 26 April 2026.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semangat gotong royong dalam menjaga bumi terus tumbuh, dan memberikan dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan di masa depan.

WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO