MAKASSAR, INKAM – Pangdam XIV/Hasanuddin, Bangun Nawoko, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan nasional, sekaligus meluruskan isu yang berkembang terkait keterlibatan TNI dalam program pemerintah.
Hal tersebut disampaikan, saat kunjungan silaturahmi ke Universitas Negeri Makassar, Jumat (27/3/2026).
Kehadiran Pangdam bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Kodam, disambut langsung Rektor UNM, Farida Patittingi di Kampus UNM, Jalan A.P Pettarani, Makassar.
Dalam sambutannya, Rektor UNM mengapresiasi kunjungan tersebut, sebagai langkah strategis memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan TNI.
Ia berharap ke depan terjalin kerja sama konkret, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kedua lembaga.
Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin menekankan bahwa sinergi menjadi kunci dalam menjalankan berbagai program prioritas nasional.
Ia menyinggung sejumlah program unggulan Presiden, mulai dari pembangunan kawasan, program makan bergizi gratis (MBG), hingga pembangunan jembatan perintis yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
“Saya memiliki keyakinan, tidak ada tugas untuk mensejahterakan bangsa dan negara ini yang bisa dikerjakan seorang diri,” ujar Bangun Nawoko.
Menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait peran TNI dalam program pemerintah, Pangdam menegaskan, keterlibatan tersebut bukan bentuk kebangkitan konsep dwifungsi TNI.
Ia memastikan, seluruh langkah yang diambil tetap berada dalam koridor regulasi yang berlaku.
“Dari seluruh regulasi yang ada, tidak memungkinkan adanya dwifungsi. Bagi kami, dwifungsi TNI itu sudah terkubur dalam-dalam,” tegasnya.
Ia menilai kekhawatiran yang berkembang di publik tidak berdasar, karena TNI saat ini berperan sebagai mitra strategis, dalam mendukung percepatan pembangunan nasional, bukan mengambil alih fungsi sipil.
Di akhir pertemuan, Pangdam menyatakan kesiapan Kodam XIV/Hasanuddin untuk terus memperkuat kerja sama dengan UNM, dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kunjungan ini menjadi momentum penting, dalam mempererat hubungan kelembagaan antara TNI dan dunia akademik, sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi menjadi fondasi utama, dalam membangun kesejahteraan bangsa.












