Info Kejadian Makassar

Pangdam XIV/Hasanuddin Bongkar Penyebab Calon Prajurit Gagal Seleksi

GOWA, INKAM – Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, menegaskan komitmen untuk memberantas praktik mafia werving, dalam proses penerimaan prajurit TNI AD.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin Sidang Pemilihan Tingkat Subpanpus Penerimaan Calon Tamtama (Cata) PK TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026, di Aula Sudirman Rindam XIV/Hasanuddin, Jalan Malino, Pakatto, Kabupaten Gowa, Jumat (13/3/2026).

Sidang pemilihan tersebut diikuti sebanyak 1.664 calon siswa, yang sebelumnya telah melewati berbagai tahapan seleksi, mulai dari administrasi, kesehatan, jasmani, hingga psikologi.

Dalam arahannya, Pangdam XIV/Hasanuddin menegaskan, seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel guna mendapatkan calon prajurit yang benar-benar berkualitas.

Menurutnya, TNI AD membutuhkan prajurit yang memiliki kesiapan fisik, mental, serta intelektual yang baik, agar mampu menjalankan tugas negara secara profesional.

Pada kesempatan itu, Mayjen TNI Bangun Nawoko juga mengungkap salah satu penyebab calon prajurit gagal dalam proses seleksi, meskipun memiliki kemampuan fisik dan kesehatan yang baik.

Ia menjelaskan, hasil psikotes menjadi salah satu faktor penting yang tidak bisa ditoleransi apabila berada di bawah standar, karena berpotensi membahayakan prajurit tersebut maupun satuan tempatnya bertugas.

“Saya bocorkan hari ini kenapa bisa gagal dua kali. Fisiknya bagus, kesehatannya bagus, mentalnya bagus, tetapi psikotes 4 tidak bisa ditolerir, karena akan berpotensi membahayakan satuan unitnya dan dirinya,” tegas Pangdam.

Baca Juga  Alokasi LPG saat Ramadan dan Idul Fitri, Walikota: Stok Aman

Lebih lanjut, ia mengingatkan, kelulusan dalam seleksi merupakan hasil dari kerja keras, perjuangan, serta doa para peserta dan orang tua mereka.

Pangdam juga mengajak seluruh peserta seleksi dan orang tua, untuk bersama-sama membantu TNI AD, memerangi praktik mafia werving, yang kerap memanfaatkan proses penerimaan prajurit.

“Saya bertanggung jawab di sini meluluskan kalian atau tidak. Tolong saya dibantu untuk perang melawan mafia werving. Saya tidak bisa bekerja sendiri, saya harus dibantu para calon dan orang tua,” ujarnya.

Melalui proses seleksi yang bersih dan transparan, diharapkan TNI AD dapat melahirkan prajurit-prajurit terbaik, yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO