MAKASSAR, INKAM – Seruan tegas disampaikan Bangun Nawoko, saat memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 700/Wira Yudha Cakti di Makassar, Senin (23/2/2026).
Ia menekankan, Yonif 700 harus berani, solid, dan selalu siap tempur dalam setiap penugasan negara.
Sertijab Danyonif 700/WYC berlangsung di Mako Yonif 700/Wira Yudha Cakti, Jalan Perintis Kemerdekaan. Jabatan komandan diserahterimakan dari Letkol Inf Heraldo Tabasonda kepada Iwan Sunarya, S.Sos., M.Tr. Mil.
Prosesi ditandai dengan penanggalan dan penyematan tanda jabatan, penyerahan tongkat komando, penyerahan tunggul satuan, serta penandatanganan berita acara.
Momentum ini menjadi bagian dari pembinaan organisasi dan personel, guna meningkatkan profesionalisme satuan agar adaptif terhadap dinamika tugas ke depan.
Dalam amanatnya, Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan apresiasi atas dedikasi Letkol Inf Heraldo Tabasonda, selama memimpin Yonif 700/WYC.
Kepada pejabat baru, ia menegaskan bahwa seorang komandan harus menjadi teladan, inovator, sekaligus motivator bagi seluruh prajurit.
“Tugas komandan ada dua hal utama. Pertama, memelihara kesiapan operasional satuan agar prajurit siap bertarung dan siap melaksanakan tugas yang dibebankan bangsa dan negara. Kedua, memelihara dan meningkatkan kesejahteraan prajurit beserta keluarganya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan, setiap prajurit memiliki nilai dan martabat yang harus dijaga. Tidak boleh ada tindakan yang merendahkan harkat dan martabat prajurit.
Keberanian moral, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam membangun satuan yang kuat, profesional, dan berkarakter.
Dengan kepemimpinan baru, Yonif 700/Wira Yudha Cakti diharapkan semakin solid, disiplin, dan responsif menghadapi berbagai tantangan tugas, sekaligus terus menjaga kehormatan dan kebanggaan, sebagai prajurit TNI AD di bawah Kodam XIV/Hasanuddin.












