Info Kejadian Makassar

Pegadaian Makassar Catat Pertumbuhan Hampir 7 Persen di Awal 2026

MAKASSAR, INKAM – Kesadaran masyarakat menjadikan emas sebagai investasi dan dana darurat, terus meningkat. PT Pegadaian Kanwil VI Makassar mencatat, pertumbuhan kinerja sebesar 6,97 persen, hanya dalam satu bulan pada Januari 2026.

Kepala Departemen Bisnis Support Pegadaian Kanwil VI Makassar, Nuzul Rahmat, mengatakan, pertumbuhan tersebut mencakup seluruh portofolio, mulai dari gadai, cicil emas, hingga tabungan emas. “Ini artinya pesan literasi investasi sudah masuk ke masyarakat,” ujarnya.

Dari total pertumbuhan tersebut, kontribusi logam mulia mencapai sekitar 50 persen. Kenaikan harga emas secara langsung ikut mendorong nilai pembiayaan gadai. “Dulu gadai 1 gram cuma dapat Rp1 juta, sekarang bisa lebih dari Rp2 juta,” kata Nuzul.

Ia menambahkan, emas kini tidak hanya diminati sebagai perhiasan, tetapi juga sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Perhiasan emas masih memiliki selisih harga saat buyback, karena faktor kadar dan model, berbeda dengan logam mulia yang harganya relatif standar.

Seiring perubahan tren, Pegadaian juga memperkuat layanan emas digital melalui aplikasi Tring.

Menurut Nuzul, saat ini perbandingan pengguna emas fisik dan digital berada di kisaran 50:50. “Gen Z cenderung pilih digital, karena praktis dan aman. Tapi yang hobi koleksi fisik juga tetap kita layani,” jelasnya.

Keunggulan emas digital, lanjutnya, adalah fleksibilitas transaksi. Nasabah bisa membeli, menggadaikan, hingga mencetak emas fisik langsung dari aplikasi tanpa harus datang ke outlet. “Kalau digital, dari rumah pun bisa transaksi. Lebih safety,” katanya.

Baca Juga  Keren, Bank Sampah Binaan Pegadaian Raih Penghargaan dari KLHK

Selain itu, Pegadaian juga menyediakan berbagai produk berbasis emas, mulai dari cicil emas, tabungan emas rencana, hingga Harum Haji.

Produk-produk ini dirancang, agar masyarakat bisa menyesuaikan investasi dengan kemampuan finansial dan tujuan jangka panjang.

Nuzul menyebut, tren transaksi gadai dan cicil emas biasanya meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran, seiring pencairan THR. “Sekarang orang sudah sadar, THR bukan cuma untuk belanja, tapi juga disiapkan untuk dana darurat,” ujarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat, agar lebih sadar berinvestasi menghadapi ketidakpastian ekonomi ke depan. “Emas itu uang. Tapi uang belum tentu emas. Aset emas tidak tidur, dia terus bekerja,” pungkasnya.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO