Info Kejadian Makassar

Empat Guru Besar Dikukuhkan, Prof JJ Dorong Riset Multidisiplin dan Berkelanjutan

MAKASSAR, INKAM – Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan kualitas akademik dan riset, melalui pengukuhan empat guru besar dalam Rapat Paripurna Senat Akademik terbatas, Selasa (20/1/2026).

Momentum akademik ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran Unhas, sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang adaptif terhadap tantangan global.

Rapat paripurna yang dimulai pukul 08.30 Wita tersebut berlangsung di Ruang Senat Akademik Unhas, Lantai 2 Gedung Rektorat, Kampus Tamalanrea, Makassar, serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Senat Akademik Unhas.

Prosesi ini dihadiri jajaran pimpinan universitas, senat akademik, dewan profesor, majelis wali amanat, tamu undangan, serta keluarga besar para profesor yang dikukuhkan.

Empat guru besar yang resmi dikukuhkan masing-masing berasal dari latar keilmuan strategis dan multidisipliner, yakni Prof. Ir. Yusri Syam Akil, S.T., M.T., Ph.D., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Energi Fakultas Teknik; Prof. dr. Uleng Bahrun, Sp.PK., SubSp.I.K.(K)., Ph.D., Guru Besar Bidang Imunologi Fakultas Kedokteran; Prof. dr. Marhaen Hardjo, M.Biomed., Ph.D., Guru Besar Bidang Biokimia Gastro-Entero Hepatologi Fakultas Kedokteran; serta Prof. Dr. dr. Deviana Soraya Riu, Sp.OG., Subsp.KFM., MHPE., Guru Besar Bidang Ilmu Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran.

Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., dalam sambutannya menegaskan, keberagaman keilmuan para guru besar, merupakan fondasi penting dalam menjawab kompleksitas permasalahan masa depan.

Baca Juga  Wali Kota Cek Kesiapan Kelurahan di Kecamatan Mariso, Masuk Nominasi Lomba Nasional

Menurutnya, tantangan global saat ini menuntut pendekatan multidisiplin, yang saling terintegrasi dan berkelanjutan.

Prof JJ menekankan pentingnya membangun budaya akademik, yang terbuka terhadap kolaborasi lintas bidang ilmu.

Ia mendorong seluruh sivitas akademika Unhas, untuk terus mengembangkan semangat belajar, keterbukaan terhadap gagasan baru, serta sinergi antardisiplin sebagai kekuatan utama dalam pengembangan riset dan inovasi.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Unhas akan menyelenggarakan Nobel Laureate Lecture, yang diharapkan menjadi ruang dialog ilmiah bertaraf internasional.

Melalui forum tersebut, Unhas tidak hanya berperan sebagai pengguna pengetahuan, tetapi juga sebagai trend setter dalam pengembangan sains dan teknologi yang berdampak luas.

Lebih lanjut, Prof JJ juga menyoroti peran strategis Thematic Research Group (TRG), termasuk di bidang kedokteran dan kesehatan.

TRG Unhas dirancang dengan mekanisme pendanaan riset berkelanjutan, guna mendorong lahirnya penelitian unggulan yang fokus, inovatif, dan kolaboratif.

Skema pendanaan tersebut diharapkan mampu memperkuat jejaring riset, meningkatkan produktivitas ilmiah, serta menghasilkan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan sinergi yang solid, Unhas optimistis dapat terus berkontribusi signifikan, dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional.

Menutup sambutannya, Prof JJ berharap para guru besar yang dikukuhkan dapat menjadi motor penggerak perubahan, sekaligus teladan dalam menjaga kualitas akademik, integritas ilmiah, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO