Info Kejadian Makassar

Fakultas Pertanian Unibos Perluas Jejaring Global, Gandeng Universiti Malaysia Sabah

 

MAKASSAR, INKAM – Fakultas Pertanian Universitas Bosowa (Unibos), terus memperkuat peran akademiknya di tingkat internasional, dengan memperluas jejaring global.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), yang dirangkaikan dengan kuliah umum internasional bersama Fakulti Sains Makanan, Food Security, dan Food Safety Universiti Malaysia Sabah (UMS).

Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (17/12/2025), di Aula Fakultas Pertanian Lantai 8 Universitas Bosowa.

Agenda tersebut menjadi langkah strategis Fakultas Pertanian Unibos, dalam membangun kolaborasi lintas negara di bidang pertanian, ketahanan pangan, dan keamanan pangan.

Penandatanganan MoA dilakukan oleh Dekan Fakultas Pertanian Unibos, Prof. Ir. Andi Tenri Fitriyah, M.Si., Ph.D, bersama Prof. Madya Dr. Mansoor Abdul Hamid dari Fakulti Sains Makanan, Food Security, dan Food Safety Universiti Malaysia Sabah yang berkedudukan di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Kerja sama ini mencakup pengembangan berbagai program akademik, di antaranya penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, penyelenggaraan seminar ilmiah, kuliah pakar atau dosen tamu, hingga penulisan karya ilmiah bersama.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan riset dan inovasi, yang berdampak nyata bagi penguatan ketahanan pangan, baik di tingkat nasional maupun regional.

Usai penandatanganan MoA, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah umum internasional yang dibawakan oleh Prof. Madya Dr. Mansoor Abdul Hamid dengan tema “Waste to Wealth Concept in Developing Food Products Using Underutilized Agricultural Materials.”

Baca Juga  Giat UMKM Binaan Pertamina Patra Niaga Sulawesi di Bazar Ramadan, Dorong Peningkatan Omzet dan Kepedulian Sosial

Kuliah ini mengangkat konsep pengolahan hasil pertanian tanpa limbah, dengan memanfaatkan bahan pertanian yang selama ini kurang dimanfaatkan agar memiliki nilai tambah ekonomi.

Dalam pemaparannya, Prof. Mansoor menjelaskan, pendekatan waste to wealth tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi pangan, tetapi juga berperan strategis dalam mendukung food security dan food safety yang berkelanjutan.

Konsep tersebut dinilai relevan dalam menjawab tantangan global, seperti pertumbuhan penduduk, peningkatan kebutuhan pangan, serta tuntutan terhadap produk pangan yang aman dan ramah lingkungan.

Dekan Fakultas Pertanian Unibos, Prof. Ir. Andi Tenri Fitriyah, menegaskan, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan jejaring internasional fakultas.

Menurutnya, kolaborasi dengan UMS membuka peluang besar bagi dosen dan peneliti Unibos, untuk mengembangkan riset inovatif berbasis keberlanjutan.

“Penandatanganan MoA dan kuliah umum ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring global, sekaligus mendorong riset dan inovasi pengolahan hasil pertanian yang berkelanjutan, aman, dan berorientasi pada penguatan ketahanan pangan,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran dosen Fakultas Pertanian Universitas Bosowa, yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penguatan kerja sama akademik internasional.

Melalui agenda ini, Fakultas Pertanian Unibos semakin menegaskan posisinya sebagai fakultas yang unggul, adaptif, dan berwawasan global dalam mendukung pembangunan pertanian dan ketahanan pangan masa depan.

WhatsApp Image 2026-04-09 at 09.33.21
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO