Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

Pererat Silaturahmi, Pangdam Hasanuddin Sambut Hangat Kapolda Sulsel di Makodam

MAKASSAR, INKAM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Windiyatno, didampingi para Pejabat Utama (PJU) Kodam, menerima kunjungan Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono, M.Si., beserta rombongan di Ruang Tamu Pangdam, Makodam Hasanuddin, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (22/10/2025).

Kunjungan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi, sekaligus meneguhkan sinergitas antara TNI dan Polri di Sulawesi Selatan.

Selain itu, Kapolda Sulsel juga menyampaikan pamitan menjelang berakhirnya masa tugasnya di wilayah ini.

Dalam suasana penuh keakraban, Pangdam Hasanuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih, atas kerja sama erat yang telah terjalin antara Kodam XIV/Hasanuddin dan Polda Sulsel.

Menurutnya, soliditas kedua institusi merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta stabilitas wilayah Sulawesi Selatan.

“Kami sangat menghargai sinergi yang selama ini terbangun dengan baik. Semoga hubungan silaturahmi dan koordinasi antara TNI-Polri tetap terjaga dan semakin kuat ke depannya,” ujar Mayjen Windiyatno.

Sementara itu, Irjen Pol Rusdi Hartono juga menyampaikan terima kasih, atas sambutan hangat dan dukungan Kodam Hasanuddin, selama dirinya bertugas di Sulsel.

Ia berharap, kekompakan TNI-Polri dapat terus diperkuat, dalam mendukung tugas pokok masing-masing demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama serta pertukaran cenderamata, yang menjadi simbol persahabatan, penghargaan, dan komitmen untuk terus memperkokoh sinergitas TNI-Polri di Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Aster Kasdam XIV/Hasanuddin Dorong Sinergi TNI dan Pemerintah Desa, dalam Ketahanan Pangan
CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah