JAKARTA, INKAM — PT Telkomsel mempertegas komitmennya dalam melindungi data pelanggan, dengan menghadirkan teknologi registrasi berbasis biometrik.
Program ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah menuju ekosistem digital yang lebih aman, inklusif, dan terpercaya.
Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, mengatakan, Telkomsel berkomitmen menerapkan sistem registrasi biometrik secara bertahap dan terukur, sambil mempertimbangkan kesiapan ekosistem dan perangkat pendukung.
“Dengan implementasi yang tepat, kebijakan ini akan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya dalam melindungi data pelanggan dari risiko pemalsuan dan penyalahgunaan identitas,” ujarnya.
Telkomsel memastikan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah l, serta seluruh pemangku kepentingan, dalam mewujudkan ekosistem digital nasional yang tangguh.
Langkah ini juga menjadi bagian dari visi perusahaan, untuk memperkuat kualitas Know Your Customer (KYC), dan menghadirkan layanan beyond connectivity yang berorientasi pada keamanan pengguna.
Dalam konteks yang lebih luas, penerapan teknologi biometrik juga sejalan dengan tren global, yang menempatkan perlindungan data pribadi sebagai prioritas utama di sektor telekomunikasi.
Dengan teknologi pengenalan wajah (face recognition) yang terverifikasi, pelanggan dapat melakukan registrasi maupun penggantian kartu SIM dengan lebih aman, cepat, dan akurat.
Inovasi ini menjadi bagian dari transformasi digital Telkomsel untuk membangun kepercayaan pelanggan, memperkuat keamanan data, dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.
“Keamanan digital bukan hanya tanggung jawab operator, tapi juga bentuk tanggung jawab sosial kami terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan pelanggan terlindungi dalam setiap interaksi digital,” tutup Stanislaus.















