MAKASSAR, INKAM – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024, kepada 88 pegawai baru.
Acara berlangsung pada Kamis (5/6/2025) di Ruang Rapat Senat, Lantai 4 Gedung Rektorat Kampus II, serta dilaksanakan secara daring terhubung dengan Kementerian Agama RI pusat di Jakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional yang digelar secara hybrid, dengan total 17.221 peserta dari berbagai satuan kerja Kementerian Agama di seluruh Indonesia, yang dinyatakan lulus seleksi CPNS Formasi 2024.
Di lingkungan UIN Alauddin Makassar, 88 CPNS yang menerima SK terdiri dari 67 orang formasi dosen dan 21 orang tenaga kependidikan.
Penyerahan SK menjadi tonggak awal perjalanan mereka sebagai bagian dari sivitas akademika, dalam mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Dr. H. Andi Aderus, Lc., M.A., yang hadir mewakili Rektor, menegaskan pentingnya kontribusi para CPNS baru.
“Kami berharap para CPNS dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, dan memberikan kontribusi nyata dalam memajukan UIN Alauddin Makassar. Kehadiran kalian bukan sekadar mengisi formasi, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi mutu layanan akademik dan tata kelola institusi,” ujarnya.
Selain menekankan profesionalisme dan etika kerja, Prof. Aderus juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan program penghijauan kampus.
Ia meminta agar pohon yang telah ditanam tidak hanya sebatas simbol, tetapi dirawat hingga memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan kampus.
Para CPNS yang baru dilantik, akan segera ditempatkan di berbagai unit kerja sesuai kebutuhan universitas.
Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat kapasitas institusi, dalam menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Dengan semangat baru, profesionalisme, dan dedikasi tinggi dari para pegawai baru, UIN Alauddin Makassar optimistis mampu menciptakan tata kelola kampus yang lebih efektif, responsif, dan berkualitas.















