MAKASSAR, INKAM – Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan Workshop Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), yang berlangsung di Ruang Majelis Fakultas Pertanian, Jumat (11/7/2025).
Kegiatan ini dibuka langsung Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Salengke, M.Sc.
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemahaman dan pelaksanaan PPID sebagai wujud komitmen Fakultas Pertanian Unhas, terhadap keterbukaan informasi publik sesuai amanat Undang-Undang No. 14 Tahun 2008.
“Kegiatan ini sangat penting, karena merupakan bagian dari upaya peningkatan transparansi dan tata kelola informasi publik, di lingkungan Fakultas Pertanian Unhas,” ujar mantan Kepala Teaching Industry Unhas ini.
Keterbukaan informasi, menurut Prof Salengke, bukan hanya kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk akuntabilitas publik yang harus dijalankan dengan integritas.
Karena itu, Fakultas Pertanian Unhas sebagai institusi akademik, bertanggung jawab untuk mendukung keterbukaan informasi public ini secara aktif.
Materi pertama dalam kegiatan ini disampaikan oleh Dr. Ahmad Bahar, ST., M.Si, selaku PPID Pelaksana Universitas Hasanuddin.
Dalam paparannya, dijelaskan secara rinci struktur, peran, dan tugas-tugas PPID Universitas Hasanuddin, serta prosedur pelayanan informasi publik, yang harus dijalankan oleh setiap unit kerja di lingkungan Unhas.
Ia juga mengapresiasi atas terlaksananya workshop PPID, yang diinisiasi sendiri oleh fakultas, yang tentunya ke depan akan mendukung kinerja-kinerja PPID Universitas.
“PPID bukan sekadar formalitas. Ia adalah garda depan pelayanan informasi publik yang akurat, cepat, dan bertanggung jawab. Seluruh fakultas diharapkan memahami teknis dan kelembagaan yang sama, terkait dengan pengelolaan informasi dan dokumentasi lingkup pendidikan tinggi,” jelas Dr. Ahmad Bahar.
Turut memberikan penguatan materi, Dr. Mulyadi Mau, S.Sos., M.Si selaku Tim Ahli PPID Unhas.
Ia memaparkan aspek strategis dalam pengelolaan informasi dan dokumentasi, di lingkungan perguruan tinggi.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara unsur pimpinan, pengelola administrasi, dan operator informasi, agar hak publik atas informasi dapat terpenuhi secara proporsional.
Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat fakultas, dosen, kepala tata usaha, tenaga kependidikan, serta pengelola data dan dokumentasi di lingkungan Fakultas Pertanian Unhas.
Dalam sesi diskusi, peserta aktif menyampaikan berbagai pertanyaan dan studi kasus terkait permintaan informasi publik, pengelolaan dokumen, serta batasan informasi yang dikecualikan.
Kegiatan ini kemudian ditutup WD II Fakultas Pertanian Prof.Dr.Ir. Rismaneswati, SP, MP.
Pihaknya mengharapkan, agar pertemuan ini ditindaklanjuti dengan pembenahan web PPID Fakultas Pertanian.
“Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan seluruh sivitas akademika Fakultas Pertanian Unhas semakin siap, dan sadar akan peran penting PPID dalam mewujudkan kampus yang transparan, akuntabel, dan partisipatif,” tandasnya.















