Info Kejadian Makassar

Dandy: Trabas Bukan Sekedar Hobi, Tapi Tentang Mental yang Tak Menyerah

MAKASSAR, INKAM – Tidak semua orang menemukan dirinya lewat hobi ekstrem. Tapi Andika Agung Prasetia justru menemukannya, saat tersesat di tengah hutan.

Laki-laki yang akrab disapa Dandy ini, pertama kali mencicipi jalur trabas dua tahun lalu—dan langsung ditinggal rekan-rekannya, karena tak sanggup menyelesaikan rute berat.

“Sempat ditinggal waktu pertama ikut. Saya akhirnya mutar balik sendiri,” kenangnya sambil tersenyum tipis.

Namun dari pengalaman yang bisa saja membuat orang kapok itu, Dandy justru terpacu.

Kini, Marcom Coordinator Hotel Mercure Nexa Pettarani itu tak hanya rutin menaklukkan tanjakan curam dan sungai berlumpur, tapi juga menjadikan trabas sebagai gaya hidup: membangun koneksi lintas profesi, menjaga fisik tetap prima, dan menantang mental.

Pengalaman awal Dandy bukan sekadar kesulitan teknis. Ia benar-benar tertinggal seorang diri di tengah jalur yang asing, dalam rimba yang tidak menawarkan opsi untuk menyerah. Tak ada penunjuk arah, hanya insting dan sisa tenaga.

“Dari situ saya belajar banyak. Tentang membaca jalur, tentang pentingnya persiapan, dan soal mental bertahan,” tuturnya.

Setelah insiden itu, ia mulai bergabung rutin dalam komunitas trail—ikut dari jalur sedang hingga medan ekstrem di Malino.

Ia juga mulai serius merawat motornya, sebuah Kawasaki KLX yang jadi saksi jatuh bangunnya di berbagai medan.

Tak hanya rute yang sulit, interaksi dengan lingkungan sekitar pun jadi bagian dari tantangan.

Baca Juga  HUT ke-79 RI, Ini Makna Merdeka Bagi Direktur Sekolah Islam Athirah

Dandy dan timnya pernah dikejar warga, karena secara tidak sengaja melintasi area kebun, yang tidak tampak seperti milik pribadi.

“Kadang ada warga salah paham. Kita dikira masuk ke kebun. Pernah juga kena kejar,” ungkapnya.

Tapi di situ, menurutnya, pelajaran penting soal komunikasi dan etika lintas komunitas tumbuh.

Soal jalur? Jangan tanya. Dandy terbiasa menghadapi tanjakan licin yang hanya bisa dilalui dengan menarik motor pakai tali, atau bahkan digantikan joki lain yang lebih berpengalaman.

“Kalau tanjakannya nggak masuk akal, biasanya kami gantian. Tapi tetap kita bantuin dari belakang. Ini bukan soal siapa paling jago, tapi soal kerja sama,” jelasnya.

Hujan dan Biaya: Dua Rintangan yang Tak Kalah Ekstrem

Cuaca adalah musuh sekaligus ujian. Saat hujan turun, jalur bisa berubah jadi kolam lumpur.

“Kalau hujan, itu justru ujiannya. Kadang kita harus tunggu-tungguan, kadang juga harus putar arah,” kata Dandy.

Dari segi biaya, hobi ini tak murah. Sekali turun bisa habis Rp500 ribu untuk bensin, perawatan, dan logistik. Belum termasuk pembelian motor, upgrade mesin, hingga perlengkapan keselamatan seperti helm dan pelindung tubuh.

“Motor juga biasanya diangkut pakai mobil ke lokasi. Biar nggak rusak kalau dipakai di aspal,” tambahnya.

Lebam, Jatuh, dan Semangat yang Tak Pernah Hilang

Dandy tak menampik bahwa trabas adalah hobi yang berisiko. Ia pernah jatuh hingga kaki lebam. Tapi baginya, rasa sakit fisik bukanlah alasan untuk berhenti.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Raih 2 PROPER Emas

“Saya pernah jatuh sampai biru kaki. Tapi itu biasa. Yang penting nyali tetap ada. Motor bisa bagus, tapi kalau kita nggak berani, nggak ada gunanya,” ujarnya penuh semangat.

Kini setelah berkeluarga dan menjalani kesibukan di dunia kerja, Dandy menyiasati waktu agar tetap bisa menyalurkan hobinya.

“Paling dua sampai tiga bulan sekali. Tapi tetap harus jalan, karena selain seru, ini juga olahraga yang menjaga stamina,” tuturnya.

Lebih dari Sekadar Motor dan Lumpur

Yang menarik, dari trabas Dandy justru membangun jaringan relasi yang tidak terbayangkan.

Di jalur berlumpur, ia bertemu dengan pengusaha, aparat pemerintah, hingga akademisi. Obrolan pun mengalir, mulai dari hal teknis hingga urusan pekerjaan.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO