Info Kejadian Makassar

Pertama Kalinya, Unhas Puncaki Pendanaan PKM Nasional: “Matahari dari Timur Sedang Bersinar”

MAKASSAR, INKAM – Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk pertama kalinya berhasil meraih peringkat pertama nasional, dalam jumlah proposal yang didanai pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2025.

Prestasi membanggakan ini diumumkan melalui surat Plt. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, tertanggal 3 Juli 2025.

Capaian ini menjadi tonggak sejarah, karena Unhas juga menjadi universitas pertama di luar Pulau Jawa, yang berhasil menduduki posisi tertinggi dalam ajang bergengsi tersebut.

Dari 240 proposal yang diajukan oleh mahasiswa Unhas, sebanyak 73 proposal berhasil lolos, dan mendapatkan total pendanaan sebesar Rp525.640.000.

Unhas unggul atas Universitas Gadjah Mada (56 proposal), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (44 proposal), Institut Pertanian Bogor (42 proposal), dan Universitas Diponegoro (39 proposal).

Dibanding tahun sebelumnya, meskipun jumlah proposal yang didanai menurun (dari 135 proposal pada 2024), secara peringkat Unhas mengalami lonjakan signifikan, dari posisi ketiga menjadi posisi pertama.

Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menyambut capaian ini dengan penuh rasa syukur dan bangga.

Ia menjelaskan, keberhasilan ini merupakan hasil dari strategi pembinaan kemahasiswaan yang terstruktur dan sistematis.

Pendampingan, seleksi, dan pematangan proposal dilakukan secara berjenjang, melibatkan berbagai pihak di lingkungan kampus.

Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti kekuatan kolektif sivitas akademika Unhas.

“Capaian ini tidak datang tiba-tiba. Ini adalah buah dari kerja keras bersama, pendekatan terpadu, dan komitmen seluruh elemen kampus. Sebagai kampus terbaik di Indonesia Timur, Unhas sedang bersinar,” ungkap Prof. JJ.

Baca Juga  Unhas dan JNE Kolaborasi Creative Workshop, Latih Desain Konten Berdampak

Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan, dalam mendorong berbagai prestasi yang diraih Unhas di tingkat nasional, termasuk menjadi juara umum PIMNAS tahun lalu.

PKM tahun ini diikuti oleh ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Namun jumlah proposal yang didanai secara nasional menurun drastis, dari 3.520 proposal pada 2024 menjadi hanya 1.590 proposal di 2025.

Hal ini mencerminkan ketatnya seleksi, dan meningkatnya standar kualitas dalam pendanaan.

Dalam kondisi persaingan yang semakin selektif ini, mahasiswa Unhas tetap mampu menunjukkan keunggulan ide, inovasi, dan kepedulian sosial yang tinggi.

Proposal mahasiswa Unhas mencakup delapan skema utama PKM: PKM-Riset Eksakta (26 proposal), PKM-Riset Sosial Humaniora (16), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (16), PKM-Kewirausahaan (9), PKM-Karsa Cipta (3), PKM-Penerapan IPTEK (2), dan PKM-Video Gagasan Konstruktif (1).

Mayoritas proposal yang lolos berasal dari bidang riset dan pengabdian, menunjukkan fokus Unhas dalam mendorong kontribusi ilmiah dan sosial mahasiswa.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), turut mengapresiasi pencapaian tersebut.

Ia menyatakan, ini bukan sekadar kemenangan secara kuantitas, tetapi juga kualitas.

“Unhas akan terus menciptakan ekosistem akademik, yang mendukung lahirnya inovasi mahasiswa. Ini adalah fondasi penting untuk membawa Unhas bersinar di tingkat global,” ujarnya.

Seluruh tim yang proposalnya didanai, akan menjalankan program mulai 7 Juli hingga 3 November 2025.

Baca Juga  Sambut MotoGP™️ Malaysia 2025, PETRONAS Sepang Mampir di Makassar
WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO