MAKASSAR, INKAM – Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah, Kodam XIV/Hasanuddin menggelar acara Doa Bersama, sebagai wujud rasa syukur dan refleksi spiritual seluruh keluarga besar Kodam.
Acara ini berlangsung khidmat di Masjid Sultan Hasanuddin, Makodam, Jl. Urip Sumoharjo, Makassar, pada Kamis (3/7/2025)
Hadir dalam kegiatan ini, Kasdam XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Sugeng Hartono, S.E., M.M., beserta para Pejabat Utama Kodam, prajurit, PNS, serta pengurus Persit KCK PD XIV/Hasanuddin.
Kehadiran para unsur pimpinan hingga keluarga besar prajurit, menandai pentingnya momen spiritual ini, dalam mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan dinas maupun pribadi.
Dalam sambutan tertulis Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, yang dibacakan oleh Kasdam, disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun ketangguhan moral dan spiritual prajurit serta keluarganya.
Ia menekankan pentingnya nilai keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia sebagai landasan utama, dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Tahun Baru Islam kali ini mengangkat tema reflektif, “Hijrah, Berani Berubah, Menjaga Amanah dan Perkuat Ukhuwah Menuju Masa Depan Penuh Berkah.”
Tema ini menjadi pesan kuat, untuk menjadikan semangat hijrah Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan, dan memperkuat solidaritas antarwarga Kodam XIV/Hasanuddin.
Untuk memperdalam makna hijrah, panitia menghadirkan Ustad Abu Asrar Supardi Lawang sebagai penceramah utama.
Dalam tausiyahnya, Ustad Abu Asrar mengajak hadirin, merefleksikan nilai-nilai perjuangan Rasulullah, dalam hijrah sebagai pelajaran penting bagi kehidupan modern, baik dalam konteks pribadi, keluarga, maupun institusi militer.
Acara ditutup dengan doa bersama, yang dipimpin langsung oleh Ustad Abu Asrar.
Suasana penuh kekhusyukan dan harapan menyelimuti masjid, saat seluruh peserta memanjatkan doa, agar tahun baru Hijriyah ini membawa keberkahan, keselamatan, dan kekuatan baru dalam menjalani tugas dan tanggung jawab, sebagai prajurit penjaga kedaulatan bangsa.















