Info Kejadian Makassar

Mahasiswa UC Makassar Dampingi Martabak Aroma Daun, Implementasi QRIS

MAKASSAR, INKAM – Upaya mempercepat transformasi digital di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan, oleh kalangan akademisi.

Salah satu inisiatif menarik datang dari mahasiswa Universitas Ciputra (UC) Makassar, yang turun langsung ke lapangan untuk membantu digitalisasi sistem pembayaran di Martabak Aroma Daun, sebuah UMKM kuliner malam yang cukup populer di kawasan Mariso, Makassar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat, yang bertujuan memperkenalkan penggunaan sistem pembayaran nontunai berbasis QR Code, kepada pelaku usaha kecil.

Digelar pada Jumat malam (20/6/2025) pukul 22.00 WITA, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga menjadi aksi langsung yang berdampak nyata.

Mahasiswa UC Makassar mendampingi pemilik usaha, dalam memahami konsep Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), mulai dari manfaat penggunaannya, proses pendaftaran akun QRIS, hingga simulasi transaksi digital menggunakan berbagai aplikasi pembayaran.

Pendekatan praktis ini membuat pemilik usaha lebih cepat mengadopsi teknologi, tanpa harus merasa terbebani oleh proses administratif, yang seringkali membingungkan bagi pelaku UMKM.

Pemilik Martabak Aroma Daun, Bapak Imran, mengaku sangat terbantu dengan inisiatif para mahasiswa tersebut.

Ia mengatakan, selama ini sering menerima pertanyaan dari pembeli tentang opsi pembayaran digital, namun belum mengetahui cara mendaftar QRIS.

“Selama ini banyak pembeli yang tanya, bisa bayar pakai QRIS atau tidak. Tapi saya belum tahu caranya daftar dan pakai. Alhamdulillah sekarang sudah bisa, dan sangat terbantu,” ujarnya.

Baca Juga  Wali Kota Munafri Rombak Direksi dan Dewas Perusda, Dorong Penataan Manajemen BUMD Makassar

Dengan QRIS aktif, pelanggan kini bisa melakukan transaksi lebih cepat dan aman, terutama di malam hari ketika banyak yang tidak membawa uang tunai.

Kehadiran QRIS di Martabak Aroma Daun bukan hanya memudahkan transaksi, tetapi juga meningkatkan daya saing usaha kecil ini di era digital.

Selain memberi manfaat ekonomi langsung, kegiatan ini menunjukkan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha, dapat menciptakan solusi nyata untuk kebutuhan masyarakat.

Para mahasiswa tidak hanya belajar dari proses pendampingan, tetapi juga turut berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif, di komunitas tempat mereka tinggal dan belajar.

Komitmen UC Makassar terhadap pengembangan UMKM di Kota Makassar, tidak berhenti pada satu inisiatif.

Universitas ini telah secara konsisten mengadakan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat, yang fokus pada pemberdayaan UMKM.

Sebelumnya, mahasiswa UC Makassar juga telah membantu UMKM Kopi Cahaya Ibu, menyusun laporan keuangan yang rapi dan sistematis, memberikan pelatihan penggunaan spreadsheet dan media sosial kepada UMKM Harmoni, serta menjalin kolaborasi dengan UMKM Sirup Markisa di Malino, dalam mendukung transformasi digital usaha mereka.

Melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, UC Makassar tidak hanya membuktikan komitmennya, dalam mencetak lulusan yang peduli terhadap pengembangan komunitas, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan positif bagi pelaku UMKM lokal.

Harapannya, kolaborasi antara dunia akademik dan pelaku usaha kecil ini dapat menjadi model berkelanjutan, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal berbasis inovasi dan digitalisasi.

Baca Juga  Pengembangan Digitalisasi UMKM Harmoni oleh Mahasiwa UC Makassar
WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO