Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

Guru dari Berbagai Daerah Kumpul di Makassar, TPN XII Gaungkan Iklim Pendidikan yang Berkelanjutan

MAKASSAR, INKAM — Ratusan guru dan pegiat pendidikan dari berbagai wilayah berkumpul dalam kegiatan Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII, yang digelar di Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, Makassar.

Mengusung tema “Iklim Pendidikan dan Pendidikan Iklim”, TPN XII menjadi ajang refleksi dan kolaborasi, untuk menjawab tantangan krisis iklim melalui ruang-ruang belajar.

Kegiatan dibuka dengan sesi Talkshow Pendidikan, yang menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Luqman Hakim (Guru Belajar Foundation), Azri Rasul (Pusat Pengendalian Lingkungan Sulawesi-Maluku), dan Syamril (Direktur Sekolah Islam Athirah).

Para narasumber menekankan pentingnya menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan reflektif, sebagai fondasi dalam membangun generasi yang peduli pada lingkungan.

“Pendidikan iklim tidak bisa dilepaskan dari iklim pendidikan. Kita tak mungkin melahirkan pembelajar kritis jika ruang belajar tidak inklusif dan manusiawi,” tegas Luqman.

Hal ini diamini oleh Azri Rasul, yang menyampaikan urgensi integrasi isu lingkungan ke dalam kurikulum, terutama praktik sederhana seperti memilah sampah di sekolah dan rumah.

Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, menekankan, iklim pendidikan yang sehat hanya dapat dibangun melalui kepemimpinan yang inklusif.

“Kami membangun sistem yang memungkinkan guru dan murid saling memberi umpan balik. Dari situ tumbuh lingkungan belajar yang suportif dan saling memberdayakan,” katanya.

Semangat kolaboratif juga tampak dalam kegiatan Kelas Pemimpin dan Kelas Pendidik, yang berlangsung paralel.

Baca Juga  Sekolah Islam Athirah Antarkan 123 Siswa Lolos PTN Tahun 2025

Guru-guru dari berbagai jenjang saling berbagi praktik baik, mulai dari pengelolaan emosi hingga strategi pembelajaran berbasis literasi dan komunitas.

“Dari ruang-ruang kecil ini, kita sedang menenun solusi atas tantangan besar pendidikan,” ujar Zaid Buri dari KGBN.

Acara juga dimeriahkan dengan kompetisi Cerdas Cermat Guru, yang diikuti oleh delapan tim dari komunitas guru dan sekolah di Makassar.

Alamsyah Alimuddin, Ketua KGBN Makassar, menilai, kegiatan ini menjadi ruang belajar yang menyenangkan, dan membangkitkan kepercayaan diri para guru.

“Ini bukan soal menang atau kalah, tapi tentang tumbuh bersama,” katanya.

Dukungan terhadap TPN XII datang dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha seperti Google Educator Group, Pegadaian, Grafindo, Bank Sulselbar, Intan Prawira, Kalla Group, dan Browcyl.

Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan, pendidikan berkualitas adalah tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah dan sekolah.

TPN XII akan terus berlangsung dengan berbagai sesi inspiratif, hingga puncaknya pada Oktober 2025 di Jakarta.

Dengan semangat gotong royong dan refleksi bersama, kegiatan ini membuktikan bahwa guru adalah garda depan, dalam menghadirkan pendidikan yang menjawab persoalan zaman—baik di dalam kelas, maupun di dunia yang terus berubah.

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah