MAKASSAR, INKAM – Universitas Ciputra (UC) Makassar kembali menegaskan komitmennya, dalam membentuk insan kreatif dan inovatif, melalui gelaran tahunan Kasat Mata dan DevForge, dua ajang pameran karya mahasiswa yang mengintegrasikan bidang Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Informatika.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 21–23 Juni 2025, di lingkungan kampus UC Makassar.
Ketua Program Studi Desain Komunikasi Visual, Dr (Cand) Niken Savitri, S.Sn., M.Ds. menyebut, Kasat Mata merupakan agenda tahunan yang telah memasuki tahun ketiga.
Tahun ini, kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Program Studi Informatika, yang juga menghadirkan ajang DevForge, yang kini memasuki tahun ketiga penyelenggaraan.
“Kasat Mata terdiri dari tiga rangkaian utama: Mata Mata (pameran karya), Kisi Kisi (sharing session), dan Reka Reka (workshop). Semua karya yang ditampilkan, merupakan hasil tugas mahasiswa semester 2, 4, dan 6, yang dipresentasikan di momen Akhir Layanan Pembelajaran (ALP),” jelas Niken.
Tak sekadar pameran tugas, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa, untuk berinteraksi langsung dengan publik dan industri.
Di sisi lain, Kaprodi Informatika, Ir David Sundoro, ST, MMT. menjelaskan, DevForge menyuguhkan beragam karya mahasiswa, tidak hanya dari mata kuliah, tetapi juga melalui kompetisi hackathon dan lomba UI/UX untuk siswa SMA dan mahasiswa dari kampus lain.
“Kami ingin memberikan ruang apresiasi, kritik, dan saran terhadap karya mahasiswa, agar mereka tidak hanya dievaluasi secara internal, tetapi juga bisa mendapat pengakuan dari publik,” katanya.
Dosen DKV UC Makassar, Bilyan Putra Sari, S.Ds., M.Ds. turut menambahkan, kegiatan tahun ini melibatkan narasumber dari berbagai sektor industri.
Kolaborasi juga dilakukan dengan Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI), untuk memperkaya perspektif mahasiswa, mengenai praktik dan tren terbaru dalam industri kreatif dan teknologi.
“Melalui sesi diskusi dan workshop, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki wawasan praktik yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, baik yang berbasis teknologi maupun grafis,” ujarnya.
Kegiatan Kasat Mata dan DevForge tidak hanya memperkenalkan karya-karya mahasiswa kepada khalayak luas, tetapi juga menjadi wujud nyata kolaborasi antardisiplin ilmu.












