MAKASSAR, INKAM – Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di Sulawesi Selatan, RSUD Haji Makassar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Mustika Gen Emas 2045”m (Manajemen Peduli Stunting Kolaboratif Bertransformasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045), Selasa (18/6/2025).
Kegiatan ini menjadi salah satu implementasi program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, dalam mendukung transformasi digital layanan kesehatan, dan percepatan penurunan stunting.
Bimtek ini difokuskan, pada pengenalan dan pelatihan penggunaan fitur terbaru aplikasi SIMGOS (Sistem Informasi Manajemen Gizi Terpadu Berbasis SIMRS), yang memungkinkan monitoring status gizi pasien secara real-time, integrasi data lintas instansi, edukasi digital bagi orang tua, hingga analisis data gizi untuk mendukung perumusan kebijakan.
Asisten II Pemprov Sulsel, yang mewakili Gubernur dr. Muh Ichsan Mustari, M.H.M., dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif ini, sebagai bentuk nyata kolaborasi lintas sektor.
“Aplikasi Mustika Gen Emas sangat strategis, karena mendukung Satu Data Sulsel, dan mempersiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Direktur RSUD Haji Makassar, dr. Evi Mustikawati Arifin, menjelaskan, aplikasi ini merupakan pengembangan dari inovasi sebelumnya, SATSET’MA, yang telah meraih penghargaan Top Inovasi Replikasi Terbaik se-Indonesia tahun 2024, dan diganjar Dana Insentif Fiskal sebesar Rp2,77 miliar dari Kemenpan-RB, pada Februari lalu.
Ketua Panitia, drg. Burhanuddin, dalam laporannya menyebutkan, Bimtek diikuti oleh 250 peserta, termasuk perwakilan dari puskesmas, OPD provinsi dan kota, enam rumah sakit provinsi, mitra kerja, serta internal RS Haji Makassar.
“Harapannya, pelaporan digitalisasi stunting di rumah sakit dapat memberikan kontribusi nyata, dalam menurunkan prevalensi stunting di Sulsel,” kata Burhanuddin.
RSUD Haji Makassar menegaskan komitmennya, untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang adaptif, inklusif, dan berbasis data, demi masa depan generasi Sulsel yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.















