INKAM, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) dan taman bermain anak, di setiap kawasan perumahan.
Hal ini disampaikan, saat menerima secara simbolis Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) dari tujuh pengembang, di Komplek Perumahan CV Dewi, Senin (19/5/2025).
Menurut Munafri, PSU yang diserahkan tidak hanya sekadar menjadi tanggung jawab administratif, tetapi juga peluang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, melalui penyediaan fasilitas umum yang inklusif.
“Kita tidak ingin perumahan hanya penuh dengan bangunan. Harus ada ruang terbuka, tempat anak-anak bermain, tempat warga berinteraksi. Itu penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan harmonis,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan warga, agar menjaga empati sosial dan ketertiban bersama dalam bermasyarakat.
Ia mencontohkan pentingnya menjaga aliran air, agar tidak terhalang, karena modifikasi pribadi yang dapat mengganggu warga lain.
“Kita ingin lingkungan ini aman, nyaman, dan adil bagi semua,” tambahnya.
Munafri mengapresiasi para pengembang, yang telah menyerahkan PSU, sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan pembangunan kota.
Ia berharap, langkah ini diikuti oleh pengembang lainnya di wilayah Makassar.
Ke depan, Pemkot Makassar akan fokus pada perencanaan pembangunan fasilitas publik berbasis kebutuhan masyarakat.
Perencanaan ini akan melibatkan OPD teknis dan warga setempat, untuk memastikan pemanfaatan yang tepat sasaran.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman juga akan mengarahkan pemanfaatan PSU, untuk mendukung program kota ramah anak, dan peningkatan indeks kebahagiaan masyarakat, melalui desain ruang sosial di lingkungan permukiman.
“Ruang terbuka yang nyaman dan aksesibel bukan hanya pelengkap, tapi kebutuhan utama. Itulah Makassar yang kita bangun—berkelanjutan, inklusif, dan manusiawi,” pungkas Munafri.















