INKAM, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar tengah mengevaluasi pemanfaatan aset di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, sebagai bagian dari program peningkatan kualitas pelayanan publik.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara langsung meninjau lokasi aset tersebut pada Minggu (18/5/2025).
Aset berupa lahan yang cukup luas ini, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, menjadi berbagai fasilitas publik.
Munafri menyebutkan beberapa opsi pemanfaatan, seperti ruang terbuka hijau, pusat pelayanan masyarakat, fasilitas pendidikan, atau tempat pelatihan keterampilan.
“Kita ingin tempat ini dimaksimalkan, dengan berbagai macam fasilitas yang dibutuhkan masyarakat. Bisa jadi ruang terbuka, pusat pelayanan, atau fasilitas pendidikan,” ujarnya.
Wali kota yang juga politisi Partai Golkar ini, menekankan pentingnya perencanaan matang dan terukur, sebelum pembangunan dilakukan.
Ia ingin agar pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan memiliki dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga sekitar.
Pembangunan akan dilakukan secara bertahap, diawali dengan legalisasi administrasi aset, dilanjutkan dengan proses perencanaan yang melibatkan dinas terkait, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga.
“Kita tidak bisa asal bangun. Harus disesuaikan dengan kebutuhan, potensi, dan keterlibatan masyarakat,” kata Munafri.
Ia berharap, aset yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal, dapat segera menjadi sarana yang menghadirkan manfaat nyata, bagi masyarakat Tallo dan sekitarnya.
Dengan begitu, aset milik Pemkot benar-benar menjadi bagian dari solusi pelayanan publik yang lebih baik.












