Info Kejadian Makassar

Mahasiswa UC Makassar Berkolaborasi dengan UMKM Gamsa Tea dalam Program PKM

INKAM, MAKASSAR – Lima mahasiswa Universitas Ciputra (UC) Makassar, yaitu Clarissa Febraskynova, Revitomanuela Setyiawan, Gracentia Eka Tunaryo, Windy Purnomo, Windy Angelica Widya Wijaya Wijaya, dan Yosua Domenikus Lionel, melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan menggandeng UMKM lokal, Gamsa Tea.

Program ini bertujuan, untuk membantu UMKM dalam menghadapi tantangan bisnis, melalui inovasi berbasis canvas tools yang dapat mempermudah pengembangan usaha di masa depan.

Program yang berlangsung selama dua bulan ini mencapai puncaknya dengan digelarnya Expo “UC Fest: Land of Fortune” di Mal Phinisi Point, Makassar, pada Kamis (16/1/2025).

Acara ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan Gamsa Tea, untuk memamerkan hasil kerja sama mereka, serta menjangkau pasar yang lebih luas, melalui pengalaman langsung berjualan di lokasi strategis.

Pemilik Gamsa Tea, Thopan Gama Sakti, mengungkapkan apresiasinya atas kerja sama ini.

“Sebelumnya, terima kasih banyak Gamsa Tea, sudah dipilih menjadi salah satu dari sekian banyak UMKM yang ada di Makassar, untuk kolaborasi di Expo ‘UC Fest 2025’. Acaranya keren dan menarik, mendorong anak-anak muda Makassar untuk lebih produktif dengan cara berwirausaha,” ujar Thopan.

“Dukungan dari teman-teman mahasiswa UC juga tidak kalah kerennya, semuanya diperhatikan dan saling membantu satu sama lain. Semoga ini bukan yang terakhir tapi awal yang baik, untuk tetap bisa saling kolaborasi, tetap support UMKM Makassar untuk lebih kreatif dan naik kelas,” lanjutnya.

Baca Juga  Rayakan momen spesial di Desember, Browcyl luncurkan Bolen Cheese dan Bolen Choco

Kolaborasi ini bermula dari inisiatif mahasiswa, untuk menjembatani kebutuhan UMKM dalam meningkatkan daya saing mereka.

Melalui wawancara daring dengan Thopan, mahasiswa mengidentifikasi beberapa kendala utama, seperti manajemen pemasaran yang belum terstruktur, keterbatasan dalam membangun strategi inovasi, serta kurangnya pemanfaatan alat analisis bisnis modern.

Setelah memahami permasalahan, mahasiswa mulai merancang dan mendiskusikan solusi inovatif, yang relevan dengan kondisi Gamsa Tea.

Ide-ide tersebut kemudian diuji coba dan dikembangkan lebih lanjut, hingga mencapai bentuk final yang diperkenalkan dalam expo.

Salah satu mahasiswa peserta PKM mengungkapkan, pengalaman ini memberikan wawasan baru bagi mereka.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kak Thopan, yang telah memberikan kami kesempatan untuk belajar langsung praktik nyata di lapangan. Pengalaman ini memberikan kami wawasan baru, tentang bagaimana menjalankan bisnis UMKM dengan segala tantangannya,” ungkapnya.

Program ini membuktikan, kolaborasi antara dunia akademik dan UMKM, dapat menciptakan solusi kreatif yang berdampak nyata.

Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang mereka pelajari ke dalam praktik bisnis sesungguhnya, sementara Gamsa Tea memperoleh strategi baru, untuk meningkatkan efisiensi dan daya saingnya di pasar.

Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, Universitas Ciputra Makassar berkomitmen, untuk terus mendukung UMKM melalui program-program serupa di masa depan.

Keberhasilan program PKM ini menjadi bukti, sinergi antara pendidikan dan dunia usaha, dapat membawa manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga  UKM Tahfiz dan Tilawah Dibentuk, Unismuh Makassar Kukuhkan Pengurus 10 UKM 2025–2026
WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO