INKAM, MAKASSAR – PT Telkom Indonesia mempercepat implementasi strategi utama 5 Bold Moves, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kinerja bisnis, dan memastikan keberlanjutan profitabilitas perusahaan di tahun 2025.
Strategi ini terdiri dari lima inisiatif utama, yaitu Fixed Mobile Convergence (FMC), InfraCo, Data Center Co, B2B Digital IT Service Co dan DigiCo.
AVP External Communication Telkom, Sabri Rasyid, mengungkapkan, strategi ini bertujuan memperkuat posisi Telkom sebagai pemimpin di industri telekomunikasi digital.
“Dengan 5 Bold Moves, kami tidak hanya menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, tetapi juga memanfaatkan peluang, meningkatkan daya saing, dan menghadirkan value creation di tengah dinamika pasar yang semakin kompleks,” ujar Sabri.
Sebagai bagian dari transformasi strategisnya, Telkom juga memperkenalkan empat pilar bisnis baru, yang diharapkan memberikan dampak signifikan pada kinerja keuangan perusahaan.
Pilar pertama adalah Digital Infrastructure, yang fokus pada optimalisasi pemanfaatan aset perusahaan, untuk mendukung ekosistem digital yang terintegrasi.
Pilar kedua, Integrated B2C Services, dirancang untuk meningkatkan daya saing, sekaligus memperluas pangsa pasar di segmen bisnis-ke-konsumen (B2C).
Melalui pilar ini, Telkom berharap dapat memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik, melalui inovasi dan penguatan layanan berbasis digital.
Pilar ketiga, B2B ICT Services, berorientasi pada pengembangan kapabilitas solusi digital, untuk memperkuat segmen bisnis-ke-bisnis (B2B).
Sementara itu, pilar keempat, New Play, berfokus pada optimalisasi portofolio bisnis perusahaan, sekaligus mengeksplorasi peluang baru dalam model bisnis yang inovatif.
Telkom juga aktif mendorong transformasi digital di berbagai sektor melalui adopsi teknologi terkini, seperti Artificial Intelligence (AI), yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional, dan memberikan solusi yang lebih relevan bagi pelanggan.
Perusahaan juga membuka peluang kolaborasi strategis dengan berbagai mitra, untuk memperluas dampak dari solusi digital yang dihadirkan.
Sabri menjelaskan, meskipun industri telekomunikasi global menghadapi tantangan yang kompleks, Telkom tetap optimis dapat mempertahankan posisinya.
“Kami terus fokus pada akselerasi strategi utama dan kolaborasi dengan mitra strategis, untuk memastikan daya saing dan keberlanjutan bisnis kami,” tambahnya.
Di sisi lain, persaingan industri telekomunikasi di Indonesia yang semakin kompetitif juga menjadi tantangan tersendiri.
Namun, Telkom yakin bahwa 5 Bold Moves dan empat pilar bisnis, akan menjadi fondasi kuat untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut.
“Melalui langkah-langkah strategis ini, Telkom semakin siap untuk memperkuat pangsa pasar, mengoptimalkan kinerja bisnis, serta berkontribusi lebih besar dalam transformasi digital Indonesia,” tutup Sabri.
Dengan inovasi berkelanjutan, Telkom terus berkomitmen, menghadirkan layanan telekomunikasi digital terbaik bagi masyarakat.












