Info Kejadian Makassar

IASC Terima Ribuan Laporan Penipuan Keuangan, Kerugian Capai Rp29,7 Miliar

INKAM, JAKARTA – Sejak diluncurkan pada 22 November 2024, layanan Indonesia Anti-Scam Center (IASC) telah menerima sebanyak 2.852 laporan dari masyarakat dan Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK).

Dari jumlah tersebut, 330 laporan berasal dari masyarakat, sementara 2.522 laporan lainnya disampaikan oleh PUJK.

Direktur Analisis Eksekutif Senior Pengawasan Perilaku Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Hudiyanto, mengungkapkan, 2.732 laporan telah terverifikasi, dengan total kerugian dana masyarakat mencapai Rp29,7 miliar.

Selain itu, masih terdapat 120 laporan dalam, daftar tunggu untuk diverifikasi lebih lanjut.

“Daftar tunggu ini, ada karena laporan tersebut perlu ditelaah, apakah masuk kategori penipuan atau tidak,” ujar Hudiyanto, dalam kunjungan rombongan OJK Sulselbar ke Kantor Pelayanan OJK, kemarin.

Dari upaya pemblokiran yang dilakukan, dana masyarakat sebesar Rp7,8 miliar berhasil diselamatkan, sementara 1.867 laporan masih dalam proses penundaan transaksi.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 59 PUJK dan 5.087 rekening terlibat dalam laporan, denga 1.645 rekening telah diblokir

Layanan IASC berada di bawah tanggung jawab Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (PASTI).

Satgas ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk OJK, Bank Indonesia, PPATK, Bareskrim, dan Kementerian Digital, untuk menangani kasus penipuan secara terpadu.

Baca Juga  OJK dan BI Inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia, Perkuat Talenta dan Ekosistem Keuangan Digital
WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO