Info Kejadian Makassar

Kinerja Sektor Jasa Keuangan Sulsel: Stabilitas yang Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

INKAM, MAKASSAR – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Darwisman, memaparkan perkembangan kinerja sektor jasa keuangan (IJK) di Sulawesi Selatan, dalam kegiatan Bisnis Indonesia Economic Outlook 2025 di Kota Makassar.

Menurutnya, sektor jasa keuangan menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Darwisman mengungkapkan, stabilitas sektor jasa keuangan di Sulsel tetap terjaga, dengan pertumbuhan positif pada berbagai indikator utama.

“Per Oktober 2024, aset perbankan tumbuh 7,23%, Dana Pihak Ketiga naik 8,71%, dan penyaluran kredit meningkat 6,90% dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) terkendali di level 2,90%,” jelasnya.

Loan to Deposit Ratio tercatat sebesar 123,45%, menunjukkan tingginya aktivitas penyaluran kredit di daerah ini.

Sebagian besar kredit sektor perbankan di Sulsel, terserap oleh sektor perdagangan besar dan eceran dengan porsi 38,48%, diikuti oleh kredit untuk pemilikan peralatan rumah tangga lainnya (29,02%) dan kredit pemilikan rumah tinggal (25,24%).

“Penyaluran kredit produktif mendominasi, menunjukkan fokus pada kegiatan ekonomi yang menghasilkan nilai tambah,” kata Darwisman.

Namun, ia juga mencatat adanya kontraksi di beberapa sektor, seperti konstruksi, jasa kemasyarakatan, hiburan, serta listrik, gas, dan air.

Hal ini menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian, agar sektor-sektor tersebut kembali berkontribusi optimal pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Di sisi lain, kredit untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menunjukkan tren yang menggembirakan.

Baca Juga  Unhas Lantik 34 Guru Besar Baru, Tingkatkan Kualitas SDM Pendidikan

Per Oktober 2024, kredit UMKM tumbuh 5,41% dengan rasio NPL sebesar 4,63%. Total pangsa kredit UMKM mencapai 38,41% dari total kredit dengan jumlah debitur mencapai 913.080 rekening.

Meski begitu, penyaluran kredit ini baru menjangkau 50% dari total UMKM di Sulsel, yang tercatat sebanyak 1,8 juta unit usaha.

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulsel hingga 15 November 2024, telah mencapai Rp15,20 triliun kepada 280.142 debitur.

Mayoritas KUR disalurkan pada sektor pertanian sebesar Rp6,94 triliun (45,62%) dan sektor perdagangan Rp5,15 triliun (33,89%).

“KUR didominasi oleh segmentasi mikro dengan share 81,40%, menunjukkan pentingnya dukungan keuangan terhadap usaha kecil,” ujar Darwisman.

Di sektor jasa keuangan non-bank (IKNB), pertumbuhan juga tercatat signifikan. Perusahaan pembiayaan tumbuh 12,57%, pergadaian meningkat 26,98%, modal ventura 2,94%, dan aset dana pensiun naik 19,25%.

Perusahaan penjaminan tumbuh 7,63%, sementara fintech peer-to-peer lending mencatat pertumbuhan luar biasa sebesar 59,80%, dengan jumlah penerima pinjaman aktif mencapai 498.960 rekening.

Pada sektor pasar modal, inklusi masyarakat terhadap produk investasi juga terus meningkat.

Jumlah Single Investor Identification (SID) di Sulsel tumbuh 29,62% secara tahunan.

Kepemilikan saham didominasi oleh pegawai swasta (38.271 rekening), diikuti pelajar (32.120 rekening), dan pengusaha (17.671 rekening).

“Investor muda usia 18-25 tahun menjadi segmen dominan, mencerminkan minat besar generasi muda pada pasar modal,” jelasnya.

Baca Juga  Fakultas Baru di Unhas, Teknologi Pertanian Resmi Dapat Persetujuan MWA

Selain produk seperti saham, reksadana, dan obligasi, inovasi pembiayaan melalui Securities Crowdfunding (SCF) juga mendapat perhatian.

“SCF menjadi alternatif pembiayaan yang relevan bagi UMKM, untuk mendapatkan akses modal melalui pasar modal. Ini dapat mendorong pertumbuhan usaha, sekaligus memperluas basis investor ritel,” kata Darwisman.

Darwisman menegaskan, bahwa OJK akan terus berkomitmen menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di Sulsel, agar mampu mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kinerja sektor jasa keuangan yang solid menjadi kunci untuk mencapai visi Indonesia Emas, sekaligus mendukung perekonomian daerah yang lebih sejahtera,” tutupnya.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO