Lompat ke konten utama

Info Kejadian Makassar

Pemerintah Kecamatan Tamalate Gelar Potong Rambut Gratis, Pererat Hubungan Warga dan Imigran

INKAM, MAKASSAR – Pemerintah Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, mengadakan acara potong rambut gratis yang menarik antusiasme dari berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh 78 peserta, termasuk anggota Satgas Kebersihan, BKO Satpol PP, RT, RW, dan warga setempat.

Acara berlangsung di Kantor Kecamatan Tamalate pada Kamis (19/10) dan diselenggarakan bekerja sama dengan IOM (International Organization for Migration).

Tak hanya melibatkan warga lokal, acara ini juga menyambut kehadiran 14 peserta dari rumah penampungan imigrasi di BTP, Pettarani, dan Bontoduri.

Kehadiran imigran ini menjadi sorotan, karena turut menciptakan suasana keakraban dan kolaborasi antar komunitas.

Sekretaris Kecamatan Tamalate, Saddam Musma, menyampaikan apresiasinya atas terlaksananya kegiatan ini.

“Acara ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara IOM dan masyarakat setempat, serta membuka peluang untuk kerja sama dalam kegiatan-kegiatan lainnya di masa depan,” ungkap Saddam.

Ia juga menekankan, bahwa inisiatif ini bukan hanya sebatas layanan potong rambut, tetapi menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara warga dan imigran di Kota Makassar.

“Antusiasme warga yang hadir menciptakan suasana baru, di barbershop yang dikelola oleh teman-teman imigrasi. Kegiatan ini menunjukkan kebersamaan serta solidaritas antar warga dan imigran, di wilayah Kecamatan Tamalate,” tambahnya.

Dengan suksesnya acara ini, Pemerintah Kecamatan Tamalate berharap, kolaborasi semacam ini akan semakin mempererat hubungan dan memperkaya budaya lokal, dengan keterlibatan berbagai komunitas di Makassar.

Baca Juga  Ketua TP PKK Kecamatan Tamalate Terima Tim Supervisi dan Monitoring PKK Kota Makassar
CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah