Info Kejadian Makassar

IKNB di Sulsel Tunjukkan Kinerja Positif, Piutang Pembiayaan Tumbuh 13,65 Persen

INKAM, MAKASSAR – Kinerja sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Sulawesi Selatan terus menunjukkan pertumbuhan positif.

Pada posisi Juli 2024, beberapa subsektor dalam IKNB mengalami peningkatan signifikan.

Salah satu yang menonjol adalah perusahaan pembiayaan, yang mencatatkan pertumbuhan piutang pembiayaan sebesar 13,65 persen secara year-on-year (yoy), dengan total mencapai Rp18,77 triliun.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Darwisman menjelaskan, pertumbuhan ini merupakan sinyal positif bagi perekonomian daerah.

“Pertumbuhan piutang pembiayaan yang cukup tinggi, menunjukkan peningkatan permintaan pembiayaan dari masyarakat, khususnya dalam sektor-sektor produktif,” ujar Darwisman.

Ia menambahkan, OJK terus mendorong perusahaan pembiayaan, untuk terus memperluas akses layanan kepada masyarakat.

Selain perusahaan pembiayaan, sektor pergadaian di Sulsel juga mengalami lonjakan signifikan.

Total pinjaman yang disalurkan oleh perusahaan pergadaian tumbuh 42,01 persen, mencapai Rp7,17 triliun.

Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat, terhadap pinjaman berbasis gadai.

“Pergadaian masih menjadi alternatif pembiayaan yang diminati oleh masyarakat, terutama untuk kebutuhan mendesak,” kata Darwisman.

Sektor fintech peer-to-peer (P2P) lending juga menunjukkan kinerja yang mengesankan.

Outstanding pinjaman melalui platform fintech P2P lending tumbuh 49,53 persen, mencapai Rp1,53 triliun.

Darwisman menekankan bahwa tingkat wanprestasi pada sektor ini terjaga dengan baik, yakni hanya sebesar 1,86 persen.

“Kami terus memantau perkembangan fintech, dan dengan tingkat wanprestasi yang rendah, ini menunjukkan bahwa pengelolaan risiko di sektor ini semakin baik,” tambahnya.

Baca Juga  23 Merek Favorit Nasional Dukung Grab, Galang Bantuan Untuk Penanganan Pandemi

Sementara itu, total aset dana pensiun juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 17,13 persen, menjadi Rp1,60 triliun.

Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan kepercayaan masyarakat, terhadap produk-produk dana pensiun yang tersedia di Sulsel.

“Dana pensiun memiliki peran penting dalam menjamin kesejahteraan di masa pensiun, dan pertumbuhan aset ini menjadi kabar baik bagi para pekerja,” ujar Darwisman.

Namun, tidak semua sektor mengalami pertumbuhan positif. Total pembiayaan modal ventura di Sulawesi Selatan mengalami kontraksi sebesar -5,34 persen.

Menurut Darwisman, sektor modal ventura masih menghadapi tantangan, namun OJK akan terus mendorong perbaikan dalam industri ini.

“Kami akan melakukan evaluasi, dan mencari solusi agar sektor ini kembali tumbuh, dan dapat berkontribusi lebih baik bagi perekonomian daerah,” tutupnya.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO