INKAM, MAKASSAR – Film drama religi terbaru, “Laut Tengah,” yang diadaptasi dari novel best seller karya Berliana Kimberly, berhasil menarik perhatian warga Makassar saat pemutaran perdananya di Cinema Panakukang 21, Mal Panakukang.
Penonton antusias menyaksikan film yang menyuguhkan drama cinta penuh dilema, dengan latar Korea Selatan ini.
Acara nonton bareng film “Laut Tengah” di Makassar terasa lebih istimewa, dengan kehadiran tiga pemeran utama, yakni Yoriko Angeline (Haia), Ibrahim Risyad (Bhumi), dan Gabriel Prince (Choi Haneul).
Kehadiran para aktor dan aktris tersebut, disambut dengan sorak sorai para penonton, yang juga ingin berinteraksi langsung dengan mereka.
Selain ketiga pemain, penulis novel aslinya, Berliana Kimberly, turut hadir.
Kehadirannya memberikan kesempatan bagi para penonton, untuk lebih dekat dengan sosok yang menghidupkan kisah Haia, Bhumi, dan Aisa melalui tulisannya.
Para penonton tak ketinggalan meminta foto dan tanda tangan dari sang penulis.
Penonton tidak hanya menikmati jalan cerita, tetapi juga tampak terharu. Beberapa di antara mereka bahkan meneteskan air mata, karena konflik emosional yang dihadirkan film ini.
Kisah cinta yang rumit dan penuh tantangan antara Haia, Bhumi, dan Aisa terasa menyentuh hati.
Yoriko Angeline, pemeran Haia, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada penonton Makassar yang sangat antusias.
“Terima kasih sudah meluangkan waktu menonton ‘Laut Tengah’ di hari pertama tayang. Saya sangat senang melihat sambutan yang luar biasa di sini,” kata Yoriko.
Yoriko juga berbagi pengalamannya dalam memerankan karakter Haia, yang ia sebut sebagai salah satu peran paling menantang.
Menjadi istri kedua dan menghadapi konflik keluarga dalam cerita, membuatnya harus menggali emosi yang dalam.
“Peran ini sangat emosional dan membawa saya ke pengalaman baru dalam berakting,” ungkapnya.
Ibrahim Risyad, yang memerankan Bhumi, menyebut, tantangan besar dalam perannya adalah menggambarkan karakter suami dan ayah, meski dirinya belum pernah berkeluarga.
Beruntung, ada Berliana Kimberly yang membantunya memahami lebih dalam tentang karakternya.
Gabriel Prince, yang berperan sebagai Choi Haneul, turut mengungkapkan rasa bangganya bisa hadir di Makassar.
Ia berharap, film ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, dan memberi pelajaran berharga tentang cinta, takdir, dan kesabaran.
Sementara itu, Berliana Kimberly, penulis novel Laut Tengah, menyampaikan rasa bahagianya, melihat karyanya diadaptasi ke layar lebar.
Ia mengaku, meskipun ada beberapa penyesuaian cerita, mayoritas alur utama tetap dipertahankan, sehingga pesan penting dalam novel tetap terasa.
Berliana juga menjelaskan, inspirasinya untuk menulis novel ini berasal dari pengalamannya sebagai mahasiswi di Korea Selatan, pada tahun 2018-2019.
Ia ingin menyampaikan kisah yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menggugah kesadaran akan pentingnya sejarah peradaban Islam.
Selain mengangkat kisah cinta yang rumit, “Laut Tengah” juga menghadirkan nuansa religi yang kuat.
Film ini menggabungkan elemen drama percintaan dengan pesan-pesan religi dalam latar yang indah di Korea Selatan, menciptakan sentuhan unik ala drama Korea (drakor).
Produser film, Chand Parwez Servia menekankan, film ini ingin menghadirkan penyegaran dalam genre drama religi, dengan memadukan elemen visual yang khas drakor.
Film ini diharapkan dapat menarik minat penonton, dengan tema yang inspiratif dan emosional.
Film ini disutradarai oleh Archie Hekagery dan menampilkan aktor serta aktris lain, seperti Anna Jobling, Aliando Syarief, Azkya Mahira, Cut Mini, dan lainnya.
Film Laut Tengah mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia, sejak 3 Oktober 2024.












