Info Kejadian Makassar

Penjabat Gubernur Sulsel Luncurkan Dua Aplikasi Pertanian Digital: SEJATI dan SI SEBAR

INKAM, MAKASSAR – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, secara resmi meluncurkan dua aplikasi inovatif, yaitu Sistem Evaluasi Alsintan Berbasis Teknologi (SEJATI) dan Sistem Informasi Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (SI SEBAR).

Itu diperkenalkan pada Apel Siaga Menghadapi Musim Tanam 2024/2025 di Instalasi Kebun Benih Hortikultura Sudiang, Selasa (25/9/2024).

Kedua aplikasi yang dihadirkan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBun) Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi solusi atas berbagai masalah yang dihadapi sektor pertanian.

Sebelumnya, proses monitoring serta pengajuan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dilakukan secara manual.

Para kelompok tani dari berbagai kabupaten dan kota di Sulsel, harus datang langsung untuk mengajukan permohonan.

Salah satu masalah yang dihadapi, adalah sulitnya mengakses informasi terkait posisi dan keberadaan alsintan.

Hal ini menyebabkan hambatan dalam efisiensi penggunaan alat tersebut.

Selain itu, tidak ada platform untuk menyampaikan keluhan atau saran, sehingga proses evaluasi dan perbaikan berjalan lambat dan tidak optimal.

Di sisi lain, proses permohonan sertifikasi benih di UPT Balai Sertifikasi Mutu Benih juga masih dilakukan secara konvensional.

Produsen benih harus mengirimkan permohonan secara manual, yang menyebabkan keterlambatan dan biaya pengiriman yang tidak efisien.

Mereka juga mengalami kesulitan melacak status permohonan, dan harus datang langsung ke kantor UPT untuk mencetak berkas verifikasi, menghabiskan banyak waktu dan tenaga.

Baca Juga  Semester Pertama Tahun Ini, OJK Target Penyaluran KUR Rp15 Triliun di Sulsel

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Mario Mega, dan Kepala UPT Sertifikasi Mutu Benih, Syamsibar, memimpin inovasi dengan menghadirkan kedua aplikasi ini.

Aplikasi SEJATI dapat diakses melalui sejati.sulselprov.go.id, sementara SI SEBAR tersedia di sisebar.sulselprov.go.id.

“Aplikasi SEJATI merupakan jawaban atas persoalan distribusi dan optimalisasi bantuan alsintan selama ini. Khususnya, aplikasi ini mengintegrasikan berbagai sumber bantuan pengadaan alsintan dari APBN dan APBD, serta menjadi solusi bagi layanan usulan kebutuhan alsintan secara digital,” ujar Kepala Dinas TPHBun Provinsi Sulsel, Imran Jauzi.

Sementara itu, aplikasi SI SEBAR akan mempercepat layanan sertifikasi benih sehingga kebutuhan masyarakat akan benih bermutu dapat terpenuhi tepat waktu.

SEJATI adalah platform digital yang dirancang untuk memodernisasi cara pemantauan dan evaluasi penggunaan alsintan di Sulawesi Selatan.

Dengan teknologi ini, data dapat dikumpulkan dengan lebih cepat, akurat, dan transparan, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih efektif.

Sistem ini memberikan manfaat yang signifikan bagi seluruh pihak. Unit kerja dapat memantau kinerja alsintan secara real-time, menghemat waktu, dan mengurangi potensi kesalahan.

Pemerintah Provinsi Sulsel dapat menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung digitalisasi pertanian, meningkatkan transparansi, dan memimpin transformasi digital di sektor ini.

Para pemangku kepentingan, termasuk penyedia jasa alsintan, petani, dan mitra lainnya, juga dapat mengakses informasi yang lebih akurat dan terpercaya, mendorong kolaborasi yang lebih baik.

Baca Juga  Anniversary ke-11 Siloam Hospital Makassar, Usung Tema Kesatuan dan Keberagaman

Aplikasi SI SEBAR, yang diterapkan di UPT Balai Sertifikasi Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, dirancang untuk mempermudah proses pengajuan sertifikasi benih secara digital.

Pengajuan dapat dilakukan secara langsung tanpa hambatan waktu dan biaya pengiriman, dan produsen benih dapat melacak status permohonan mereka.

Ini meningkatkan transparansi dan efisiensi pelayanan yang diberikan oleh UPT, sehingga lebih efektif dan akuntabel.

Pemohon juga dapat mencetak berkas verifikasi langsung dari lokasi mereka tanpa harus datang ke kantor UPT Balai Sertifikasi, yang tentunya menghemat waktu dan tenaga.

Transformasi digital ini tidak hanya memperbaiki proses, tetapi juga menciptakan lingkungan pertanian yang lebih maju dan efisien.

Dengan dua inovasi ini, Sulsel semakin bertransformasi menuju digitalisasi sesuai arahan Penjabat Gubernur Sulsel, Prof. Zudan Arif Fakrulloh.

WhatsApp Image 2026-05-11 at 15.37.05
Market Sessions

Berita Terbaru

CLBKTOTO

sv388 wala meron

bagaimana manajemen saldo menyelamatkan budibalik kemenangan beruntun tanpa fiturdibalik debu gurun pelajaran berhargahukum rimba wild bounty showdownmembedah perbedaan strategi antara versimenembus tembok scatter hitam faktamenjadi legenda padang gurun kisah
CAPCUSJP CAPCUSJP CLBKTOTO